Rabu, 10 Apr 2013 14:34 WIB

Ulasan Khas Melahirkan Sehat

Begini Untung Ruginya Melahirkan Secara Caesar

Erninta Afryani Sinulingga - detikHealth
(Foto: thinkstock)
Jakarta - Melahirkan secara caesar sebenarnya ditujukan untuk wanita hamil yang mengalami komplikasi. Namun belakangan persalinan dengan cara ini lebih banyak diminati karena wanita tak ingin merasakan nyeri persalinan yang mengerikan. Bila masih ragu, pelajari dulu untung ruginya.

Permintaan persalinan caesar di seluruh dunia semakin meningkat. Selain karena makin banyak wanita hamil yang mengalami komplikasi selama masa kehamilan, persalinan ini untuk juga banyak diminta tanpa alasan medis yang jelas. Sebagian besar karena si ibu takut melahirkan secara normal.

Padahal bila tanpa komplikasi, melahirkan secara normal jauh lebih baik ketimbang caesar. Terlebih lagi, operasi caesar meninggalkan efek samping jangka panjang dan risiko kematian lebih tinggi ketimbang melahirkan secara normal.

"Keuntungannya tidak sakit, cepat, bisa direncanakan tanggalnya," jelas Dr Frits Max Rumintjap, SpOG(K), MARS, dokter kandungan RSPAU dr. Esnawan Antariksa di Halim Perdanakusumah, kepada detikHealth, seperti ditulis Rabu (10/4/2013).

Namun untuk tingkat kesakitan, sebenarnya tiap perempuan merasakan hal yang berbeda. Menurut Dr Frits, ada yang menganggap melahirkan normal lebih sakit, tapi ada pula yang menganggap operasi caesar lebih sakit.

"Kalau normal sakitnya sekali itu saja. Kalau caesar saat operasi tidak sakit, tetapi setelah efek biusnya habis ibu akan merasakan kesakitan tapi hanya 1 x 24 jam biasanya," jelas Dr Frits.

Dan untuk kekurangannya, operasi caesar memiliki efek yang sama dengan operasi lainnya, yaitu keloid, embolik, efek obat bius terhadap otak, atau terindikasi penyakit lain.

"Kalau caesar maksimal hanya 3 kali, kalau normal bisa sampai berapa saja," tutup Dr Frits.



(mer/up)