Rabu, 10 Apr 2013 16:38 WIB

Ulasan Khas Melahirkan Sehat

Persalinan-persalinan yang Paling Berisiko

Erninta Afryani Sinulingga - detikHealth
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta -

Persalinan merupakan saat yang ditunggu-tunggu tentunya bagi keluarga baru. Hal ini juga tidak lagi menjadi momok yang menakutkan karena kemajuan teknologi dan pengobatan yang berkembang pesat.

Tetapi masih saja ada ibu-ibu yang mengandalkan bidan persalinan atau dukun. Padahal, keadaan ini sangat tidak mendukung apalagi jika ibu memiliki kelainan pada kehamilannya.

Diwawancarai oleh detikhealth, Dr Frits Max Rumintjap, SpOG(K), MARS mengungkapkan bahwa kondisi ini akan membahayakan bagi ibu hamil, seperti dituliskan pada Rabu (10/4/2013).

"Persalinan kalau keadaan kandungan dan ibunya normal tidak masalah. Sudah ada pelatihan-pelatihan untuk mereka saat ini seperti terdapat pada aturan pemerintah. Tetapi, tidak semua. Beberapa yang di daerah pelosok masih banyak yang belum tahu. Ada yang masih asal potong pakai pisau saja," ujar dr Fritz.

Ia mengungkapkan walaupun sudah diajari tetapi alat yang digunakan belum tentu steril. "Efeknya yang paling berat biasanya infeksi karena kurang steril," kata dr Fritz yang juga menjabat sebagai Kasubdin Pelayanan Kesehatan Mabes TNI AU.

Banyaknya malpraktik pun kerap kali menjadi risiko menakutkan bagi persalinan. Sebaiknya, datanglah ke rumah sakit terdekat untuk melakukan persalinan yang tepat.

Dr Fritz juga menyarankan untuk ibu hamil yang memiliki risiko besar sebaiknya melakukan operasi saja. Risiko besar tersebut seperti penyakit hipertensi, sesak nafas atau pengguna kacamata dengan minus di atas 5.

(up/up)