Rabu, 24 Apr 2013 10:19 WIB

Ulasan Khas Detoks

Siapa Saja yang Tidak Boleh Lakukan Detoks?

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto: Ilustrasi/Thinkstock Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Topik Hangat Ulasan Khas Detoks
Jakarta - Detoksifikasi atau detoks yang merupakan upaya pembersihan tubuh apakah bisa dilakukan oleh semua orang? Adakah batasan umur atau riwayat penyakit yang membatasi dilakukannya detoks?

"Tidak ada syarat atau batasan umur tertentu, yang penting sesuai anjuran dokter," ujar dr Phaidon L. Toruan, praktisi hidup sehat, saat dihubungi oleh detikHealth, dan ditulis pada Rabu (24/4/2013).

Dijelaskan dr Phaidon, sebenarnya memilih makanan yang masuk ke dalam tubuh sudah merupakan salah satu detoks alami. "Misalnya dengan lebih memilih beras merah dibanding beras putih. Beras merah memiliki serat yang lebih tinggi sehingga akan melancarkan proses pencernaan, itu sudah proses detoks," terangnya.

Menurutnya juga tidak ada penyakit tertentu yang tidak boleh diberikan detoks. Namun dr Phaidon mewanti-wanti agar orang-orang yang akan melakukan detoks harus berkonsultasi dulu ke dokter.

"Sehingga jika memang akan diberikan detoks khusus akan bisa dilakukan dengan proses yang benar dan tidak sembarangan," tambahnya.

Meski bisa dilakukan siapa saja, namun jika pasien diabetes melakukan detoks dengan hanya mengonsumsi buah-buahan maka tidak dianjurkan. Sebab buah pun mengandung disankarida fruktosa yang di dalam tubuh akan diubah menjadi gula. Karena itu harus diimbangi dengan asupan lainnya seperti sayuran. Pun dengan pasien ginjal, detoks dengan air putih bisa membahayakan, karena asupannya bisa berlebihan. Karena itu, jangan segan untuk berkonsultasi ke dokter yang berkompeten sebelum Anda melakukan detoks.

(vit/vit)
Topik Hangat Ulasan Khas Detoks