Rabu, 08 Mei 2013 13:29 WIB

Perawatan Bayi Baru Lahir

Bayi Baru Lahir Dibedong Agar Kakinya Tak Bengkok, Perlukah?

Nurvita Indarini, Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta -

Bayi yang usianya baru beberapa hari banyak yang dibedong oleh ibu atau neneknya. Konon hal ini dilakukan agar kaki bayi tidak bengkok. Apakah hal ini memang diperlukan untuk membuat kaki bayi lurus?

Menurut dokter anak yang berpraktik di RSAB Harapan Kita, dr Aditya Suryansyah SpA(K), tidak ada hubungannya membedong dengan lurus bengkoknya kaki bayi. Umumnya saat masih bayi kaki memang bengkok, tapi jika setelah tumbuh besar kakinya tetap bengkok maka ini disebabkan adanya kelainan pada tulang.

"Pembedongan sebenarnya tidak berbahaya, hanya saja saat ini hal tersebut tidak wajib dilakukan karena terbukti tidak ada hubungannya dengan kaki bengkok," ujar dr Adit saat dihubungi detikHealth dan ditulis pada Rabu (8/5/2013).

Dokter anak yang juga berpraktik di RSIA Buah Hati Ciputat ini menambahkan pembedongan bayi pada zaman dulu dilakukan sebagai upaya menghangatkan bayi. Maklum, zaman dulu belum banyak tersedia baju hangat untuk bayi.

"Seperti diketahui, suhu di dalam kandungan ibu adalah sekitar 37 derajat Celcius, sedangkan suhu ruangan adalah 27 derajat Celcius. Maka dari itu, orang zaman dulu membedong. Karena sudah banyak dijual baju hangat dan selimut untuk bayi, maka saat ini tidak perlu membedong bayi," papar dr Adit.

Senada dengan dr Adit, dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA (K) juga menyebut pembedongan bertujuan untuk menghangatkan bayi dan bukan untuk meluruskan kaki bayi. Posisi normal kaki bayi memang agak bengkok, sehingga para orang tua tidak perlu khawatir.

"Sehingga dibedong terlalu lama sebenarnya justru 'memaksakan' kaki bayi agar lurus," ucap dr Piprim yang berpraktik di RSCM dan RS Hermina Bekasi.

Dituturkan Nini Umi Nazwa dalam buku 'Rahasi Ibu Pintar', bedong yang kencang justru bisa menghambat perkembangan motorik bayi. Hal itu terjadi karena tangan dan kaki bayi tidak mendapat banyak kesempatan untuk bergerak.

Nini menyarankan agar pembedongan sebaiknya dilakukan setelah bayi dimandikan atau saat cuaca dingin. Maksudnya adalah untuk menjaga bayi dari udara dingin. Tapi ingat ya Bunda, jangan terlalu kencang saat melilit badan bayi dengan kain bedong.

Membedong bayi dilakukan oleh Febrina. Hal itu dilakukannya karena berdasar berbagai tulisan yang dibacanya, membedong bisa membuat bayi merasa nyaman sehingga tidak akan rewel. Menurut Febrina, putranya dibedong hingga umur 3 bulan. Setiap kali dibedong, bayinya yang diberi nama Alif itu tetap tenang.

"Alif anteng sewaktu saya bedong, meski (kain) bagian kakinya hancur karena ditendang-tendang sampai ikatannya lepas," kisah Febrina.

(vit/mer)