Jangan Sembarangan Kompres Bila Si Kecil Panas

Ulasan Khas Penyakit Si Kecil

Jangan Sembarangan Kompres Bila Si Kecil Panas

Erninta Afryani Sinulingga - detikHealth
Rabu, 05 Jun 2013 14:04 WIB
Jangan Sembarangan Kompres Bila Si Kecil Panas
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Salah satu pertolongan pertama ketika anak mengalami demam adalah kompres. Tetapi, tahukah Anda memberikan kompres pun tak bisa sembarangan.

Banyak masyarakat yang memberikan kompres air dingin ketika anak panas, dengan tujuan menyerap panas tubuh. Tetapi, tak sedikit juga yang mengompres anak dengan air yang hangat. Nah, sebenarnya yang manakah yang tepat?

Berdasarkan perbincangan detikhealth bersama dr Tjatur Kuat Sagoro dan ditulis pada Rabu (5/6/2013), kompres yang benar adalah dengan air hangat. "Sebaiknya kompres dengan air hangat. Ini yang sering salah di masyarakat, jika diberi kompres dingin malah nggak keluar suhu tubuhnya," katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Menurut dr Tjatur jika diberikan kompres dengan air dingin justru akan membuat anak semakin menggiggil. "Kasihan anaknya sudah menggigil tambah menggigil karena kedinginan dan suhu tubuhnya nggak turun-turun," tambahnya.

Menurutnya, kompres dingin digunakan dan bermanfaat jika terjadi pembengkakan karena trauma pada tubuh dan untuk mengurangi rasa nyeri.

Selanjutnya, dr Tjatur juga mengatakan sebaiknya kompres dilakukan di daerah-daerah yang banyak terdapat pembuluh darah. "Mengompresnya dilakukan terutama di daerah-daerah yang banyak pembuluh darahnya seperti kepala, ketiak, dan selangkangan," ujar dokter anak dari RS Persahabatan ini.

Tetapi selain dikompres harus tetap diberi obat dan tetap perhatikan apakah demam anak turun dalam 3 hari. "Sebab jika 3 hari masih demam harus diwaspadai pada hari ke-4 dan 5. Orang tua biasanya takut anaknya kena tipus, padahal yang perlu dikhawatirkan adalah demam berdarah atau flu burung," jelas dr Tjatur.

Ia menambahkan jika di hari ke-4 panas anak turun tetapi anak masih tidak mau makan dan minum, tidur terus-menerus, serta tangan dan kakinya dingin ini bisa jadi fase bahaya dari demam berdarah. "Tetapi, kalau pada hari ke-4 demam turun dan anak sudah aktif kembali itu aman,"katanya.

Nah, tetaplah waspada ketika anak mengalami demam. Segera ketahui penyebabnya agar dapat ditangani dengan obat yang tepat.

(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads