Dokter anak dari RS Cipto Mangunkusumo, dr Dwi Putro Widodo, SpA (K) mencontohkan salah satu penyakit mematikan pada anak adalah encephalitis atau penyakit radang otak. Penyakit mematikan yang bersifat akut ini biasanya disebabkan oleh infeksi virus.
"Penyakit ini berbahaya sebab kerusakan otak terjadi karena otak terdorong terhadap tengkorak dan dapat menyebabkan kematian," kata dr Dwi Putro saat dihubungi detikHealth, seperti ditulis pada Rabu (4/6/2013).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain enchepalitis, dr Dwi Putro juga menyarankan agar orang tua mewaspadai penyakit demam kejang pada anak. Menurutnya, anak atau lebih tepatnya bayi usia 17 hingga 23 bulan paling rentan mengalami gangguan yang tidak kalah bahayanya ini.
Meski tidak menyebabkan kematian, penyakit demam kejang bisa membahayakan anak bila tidak diobati dengan benar. Langkah paling bijak yang bisa dilakukan adalah membawanya ke dokter sesegera mungkin sambil terlebih dahulu memberikan pertolongan pertama.
"Yang pertama harus diingat oleh orang tua adalah jangan panik. Setelah itu, posisikan anak untuk tidur telentang, kemudian jangan masukkan makanan atau minuman apapun dan jangan ditinggalkan sendirian. Biasanya kejang ini demam ini akan hilang dalam 2-3 menit," jelas dr Dwi Putro.
Setelah kondisi ini tertangani untuk sementara, disarankan untuk segera membawa si kecil periksa ke dokter.
(up/vit)











































