Meski khasiatnya cukup menggiurkan, pemberian suplemen bukanlah sesuatu yang wajib dilakukan apabila asupan nutrisi dari makanan sehari-hari sudah cukup seimbang. Suplemen hanya tambahan, diberikan jika sumber utamanya yakni makanan belum mencukupi.
"Sebaiknya penuhi kebutuhan nutrisi anak melalui makanan sehari-hari seperti sayuran dan buah, termasuk kebutuhan akan vitamin," kata dr Emma Nurhema SpA, dokter anak dari RS Persahabatan kepada detikHealth, seperti ditulis pada Rabu (5/6/2013).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kondisi demikian, maka tugas orang tua lah yang harus membujuk dan meyakinkan anak bahwa buah dan sayuran itu penting bagi kesehatan tubuh. Sajikan dalam masakan yang inovatif, biar rasanya tidak kalah lezat dan tampilannya tidak kalah trendi dibanding ayam goreng misalnya.
Produk suplemen diberikah hanya bila asupan nutrisi si anak belum tercukupi dari makanan sehari-hari. Bisa karena memang susah beli sayur atau buah, atau karena masalah tertentu hingga tidak bisa menyerap semua nutrisi yang ada di makanan sehari-hari.
"Jika memang orang tua merasa dari makanan sehari-hari anak belum terpenuhi kebutuhan vitaminnya, sebaiknya memang diberikan suplemen vitamin agar terpenuhi. Berikan hanya memang jika dibutuhkan," saran dr Emma yang juga berpraktik di RS Bunda Aliyah.











































