1. Asinan
Setelah berpuasa sepanjang hari, segar rasanya menikmati asinan dingin. Namun, karena asam yang terkandung di dalamnya menurut Rita dan ditambahkan pula oleh dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB spesialis penyakit dalam, makanan sejenis asinan harus dihindari.
"Hindari asinan, pempek sebagai pembuka. Kalau mau, habis tarawih baru boleh," ujar Rita.
Sebaiknya ketika berbuka puasa mulailah dengan minum air putih atau dengan sesuatu yang manis. Namun, tidak disarankan mengonsumsi cokelat.
2. Cokelat
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
|
Cokelat memang termasuk makanan yang manis, namun ada hal yang menyebabkan makanan manis yang satu ini justru harus dihindari. Sebab makanan manis yang satu ini memiliki kandungan lemak tinggi.
Nah, kandungan lemak tinggi seperti gorengan justru dapat menimbulkan rangsangan gas pada lambung dam menimbulkan rasa kembung di perut.
3. Keju
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
|
Sama halnya dengan cokelat. Keju pun memiliki kandungan lemak yang tinggi. Selain memiliki kandungan lemak yang tinggi ternyata keju adalah salah satu makanan yang sulit dicerna oleh lambung.
Menurut dr Ari, baik kue tart atau pun keju dapat memperlambat pengosongan lambung.
4. Makanan pedas
Buka puasa dengan nasi padang atau ayam penyet sepertinya sangat nikmat yah. Tetapi, sepertinya niat ini harus ditahan ya.
Menurut dr Ari jika berbuka dengan makanan yang pedas-pedas bisa menjadi pemicu iritasi lambung dan juga maag organik. "Kalau buka puasa dengan pedas-pedas, pasti batal besok-besoknya," katanya.
5. Gorengan dan Makanan Bersantan
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
|
Masih banyak orang yang memilih gorengan untuk buka puasa karena praktis dan mudah didapat. Padahal makanan ini tidak baik untuk lambung, apalagi setelah menjalankan puasa seharian penuh.
"Ini berisiko, apalagi kalau orang tersebut punya maag," ujar Rita.
Nah, makanan pembuka dan yang diwajibkan ada oleh dr Ari dan juga Rita adalah buah-buahan karena buah memiliki sifat netral. Tapi jangan pilih buah yang asam untuk buka puasa dan sahur.
Setelah berpuasa sepanjang hari, segar rasanya menikmati asinan dingin. Namun, karena asam yang terkandung di dalamnya menurut Rita dan ditambahkan pula oleh dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB spesialis penyakit dalam, makanan sejenis asinan harus dihindari.
"Hindari asinan, pempek sebagai pembuka. Kalau mau, habis tarawih baru boleh," ujar Rita.
Sebaiknya ketika berbuka puasa mulailah dengan minum air putih atau dengan sesuatu yang manis. Namun, tidak disarankan mengonsumsi cokelat.
Cokelat memang termasuk makanan yang manis, namun ada hal yang menyebabkan makanan manis yang satu ini justru harus dihindari. Sebab makanan manis yang satu ini memiliki kandungan lemak tinggi.
Nah, kandungan lemak tinggi seperti gorengan justru dapat menimbulkan rangsangan gas pada lambung dam menimbulkan rasa kembung di perut.
Sama halnya dengan cokelat. Keju pun memiliki kandungan lemak yang tinggi. Selain memiliki kandungan lemak yang tinggi ternyata keju adalah salah satu makanan yang sulit dicerna oleh lambung.
Menurut dr Ari, baik kue tart atau pun keju dapat memperlambat pengosongan lambung.
Buka puasa dengan nasi padang atau ayam penyet sepertinya sangat nikmat yah. Tetapi, sepertinya niat ini harus ditahan ya.
Menurut dr Ari jika berbuka dengan makanan yang pedas-pedas bisa menjadi pemicu iritasi lambung dan juga maag organik. "Kalau buka puasa dengan pedas-pedas, pasti batal besok-besoknya," katanya.
Masih banyak orang yang memilih gorengan untuk buka puasa karena praktis dan mudah didapat. Padahal makanan ini tidak baik untuk lambung, apalagi setelah menjalankan puasa seharian penuh.
"Ini berisiko, apalagi kalau orang tersebut punya maag," ujar Rita.
Nah, makanan pembuka dan yang diwajibkan ada oleh dr Ari dan juga Rita adalah buah-buahan karena buah memiliki sifat netral. Tapi jangan pilih buah yang asam untuk buka puasa dan sahur.
(vit/vit)