Impotensi terjadi karena pasien diabetes mengalami gangguan pada saraf. Gangguan ini menyebabkan sensitivitas Mr P berkurang, selain juga mengalami gangguan pembuluh darah yang membuat aliran darah ke organ ini terhambat. Untuk ereksi, tentunya dibutuhkan aliran darah yang cukup.
Namun demikian, tidak semua pasien diabetes mengalami impotensi karena diabetesnya secara langsung. Sebagian lagi karena mengalami depresi akibat penyakit tersebut dan secara psikologis mempengaruhi gairah seksual maupun kepercayaan dirinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Risiko impotensi pada pasien diabetes memang cukup mengkhawatirkan. Menurut dr Tri Juli Edi Tarigan, SpPD dari RS Cipto Mangunkusumo, 30-40 persen laki-laki yang mengidap diabetes lama kelamaan akan mengalami gangguan yang membuat Mr P tidak bisa berdiri ini.
"Impoten yang terjadi tergantung dari lamanya diabetes, makin lama makin besar juga kemungkinannya," kata dr TJ, demikian ia biasa disapa.
Sebaliknya, tidak semua kasus impotensi disebabkan oleh diabetes. Praktisi kesehatan dari RS Cipto Mangunkusumo, dr Ari Fahrial Syam, SpPD, FINASIM mengatakan harus ada pemeriksaan gula darah untuk memastikan penyebab impotensi.
"Kalau dia impoten terus gula darahnya tinggi bisa karena faktor diabetes," ujarnya.
(up/vit)











































