Minum Soda Jika Ingin Haid Lancar, Mitos atau Fakta?

Haid dan Permasalahannya

Minum Soda Jika Ingin Haid Lancar, Mitos atau Fakta?

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Rabu, 08 Jan 2014 14:46 WIB
Minum Soda Jika Ingin Haid Lancar, Mitos atau Fakta?
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Dari sekian banyak mitos tentang haid, salah satu yang paling menonjol adalah beberapa wanita percaya minum soda dapat memperlancar haid sekaligus meredakan nyeri yang menyertainya. Apakah ini tidak berbahaya?

"Iya (tapi) itu mitos saja kok. Banyak juga yang berpendapat bahwa minum soda itu menggugurkan kandungan, padahal itu hanya masalah sugesti saja. Tidak akan memberi pengaruh apa-apa," ujar dr M. Nurhadi Rahman, SpOG dari RSUP Sardjito dan RS Jogja International Hospital Yogyakarta ketika dihubungi detikHealth dan ditulis Rabu (8/1/2014).

Kendati begitu perlu diingat bahwa konsumsi soda berlebihan telah lama terbukti berdampak buruk bagi tubuh. Yang paling sering digembar-gemborkan adalah menyebabkan peningkatan kadar gula sehingga orang yang mengonsumsinya berisiko terkena diabetes dan penambahan berat badan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Konsumsi soda berlebihan juga dapat mempercepat proses penuaan, menambah risiko osteoporosis, meningkatkan bahaya erosi gigi, risiko masalah kardiovaskular, risiko asma dan penyakit paru obstruktif kronik (kondisi paru-paru yang tidak dapat disembuhkan), risiko pre-eklampsia pada ibu hamil, risiko kanker pankreas, hingga menambah agresivitas pada remaja yang meminumnya.

Jadi terlepas ada pengaruh atau tidaknya terhadap kelancaran menstruasi, konsumsi soda berlebihan sama sekali tidak disarankan.

Lagipula menurut dr Frizar Irmansyah SpOG (K) dari Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta, yang perlu diperhatikan adalah keteraturan siklus haid, bukan sekadar lancar atau tidaknya.

"Selama dia gaya hidupnya bagus dan pola makannya sehat, pasti akan lancar sendiri tanpa dengan minum soda," tegasnya.





(ajg/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads