"Iya (tapi) itu mitos saja kok. Banyak juga yang berpendapat bahwa minum soda itu menggugurkan kandungan, padahal itu hanya masalah sugesti saja. Tidak akan memberi pengaruh apa-apa," ujar dr M. Nurhadi Rahman, SpOG dari RSUP Sardjito dan RS Jogja International Hospital Yogyakarta ketika dihubungi detikHealth dan ditulis Rabu (8/1/2014).
Kendati begitu perlu diingat bahwa konsumsi soda berlebihan telah lama terbukti berdampak buruk bagi tubuh. Yang paling sering digembar-gemborkan adalah menyebabkan peningkatan kadar gula sehingga orang yang mengonsumsinya berisiko terkena diabetes dan penambahan berat badan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadi terlepas ada pengaruh atau tidaknya terhadap kelancaran menstruasi, konsumsi soda berlebihan sama sekali tidak disarankan.
Lagipula menurut dr Frizar Irmansyah SpOG (K) dari Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta, yang perlu diperhatikan adalah keteraturan siklus haid, bukan sekadar lancar atau tidaknya.
"Selama dia gaya hidupnya bagus dan pola makannya sehat, pasti akan lancar sendiri tanpa dengan minum soda," tegasnya.











































