Olahraga bagi beberapa orang bukan lagi kewajiban untuk menjadikan badan lebih sehat dan hidup lebih berkualitas. Sebab olahraga seringkali telah menjadi bagian dari gaya hidup. Tak heran kini banyak orang mengalokasikan waktu di tengah kesibukannya untuk berolahraga.
Nah, beberapa orang sengaja berlama-lama berolahraga. Asumsinya, semakin lama berolahraga maka tubuh akan semakin sehat. Namun benarkah semakin lelah berolahraga artinya seseorang semakin sehat?
Personal trainer, Pete Tansley, mengatakan olahraga melepaskan serotonin dan adenosin yang membantu meregulasi ritme tidur. Terlalu sedikit olahraga akan membuat seseorang kehilangan manfaat ini. Namun terlalu banyak olahraga, khususnya yang dilakukan di malam hari bisa memicu meningkatnya level stres.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu apa jenis olahraganya? Aktivitas fisik apapun bisa Anda lakukan, karena yang terpenting adalah menggerakkan tubuh untuk membakar kalori. Lakukan hal-hal yang sederhana seperti naik tangga, jalan kaki, jogging, berenang, atau bersepeda. Latihan kekuatan dan peregangan juga baik dilakukan untuk mendapatkan stamina yang lebih baik.
Ada yang bilang membereskan seluruh pekerjaan rumah tangga itu juga sama dengan olahraga sehingga tak perlu lagi ke gym atau jogging. Sebuah studi mengemukakan alasan mengapa pekerjaan rumah tangga tak dapat disamakan dengan olahraga. Peneliti menganalisis jawaban 4.600 partisipan yang diwawancarai tentang aktivitas fisik mingguan mereka dan diminta melaporkan kebiasaan olahraga serta sejumlah aktivitas lain yang dapat meningkatkan breathing rate atau jumlah hembusan napas mereka.
Hasilnya hanya 42 persen partisipan yang tercatat dapat memenuhi ketentuan aktivitas fisik standar yaitu olahraga sedang hingga berat selama 150 menit per minggunya. Itupun hampir dua per tiga di antaranya mengaku menghabiskan waktu sedikitnya selama 10 menit untuk melakukan pekerjaan rumah tangga. Kesimpulannya, peneliti mengatakan bahwa pekerjaan rumah tangga tidaklah memberikan manfaat selayaknya yang diberikan aktivitas fisik lain seperti olahraga.
Sebenarnya tidak perlu lelah untuk menjadi sehat. Namun jika Anda berada dalam kondisi mudah lelah sehingga enggan berolahraga, mungkin bisa dilihat asupan yang Anda konsumsi. Di banyak negara-negara Asia, ayam dikonsumsi sebagai pengobatan tradisional untuk mengatasi kelelahan. Kandungan anserine dan carnosine diyakini mampu meredam kelelahan fisik dan mental.
Ayam masih memiliki kandungan lemak, untuk itu diproduksilah saripati ayam yang bebas lemak. Saripati ayam kemudian dijadikan suplemen makanan lantaran kaya akan protein dan asam amino yang merupakan antioksidan alami. Kandungan itu dipercaya mampu meningkatkan metabolisme tubuh, mengembalikan zat besi, mengurangi keletihan mental, dan sejumlah manfaat lainnya. Ekstraksi dalam bentuk saripati ayam membuat asam amino dan peptida bioaktif juga lebih mudah diserap tubuh.
Imidazol dipeptides dalam saripati ayam ternyata terbukti mempercepat pemulihan dari kelelahan fisik melalui efek antioksidan. Tidak hanya kelelahan fisik, kandungan ini juga mempercepat pemulihan kelelahan mental. Hal itu dibuktikan melalui penelitian yang dilakukan oleh Emi Yamano dkk dalam penelitian bertajuk 'Effects of chicken essence on recovery from mental fatigue in healthy males'.
(vit/up)











































