Tak Perlu Obat, Beser Usai Melahirkan Bisa Disiasati dengan Cara Ini

Tetap Sehat Usai Melahirkan

Tak Perlu Obat, Beser Usai Melahirkan Bisa Disiasati dengan Cara Ini

- detikHealth
Rabu, 07 Mei 2014 13:31 WIB
Tak Perlu Obat, Beser Usai Melahirkan Bisa Disiasati dengan Cara Ini
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Di samping susah buang air kecil maupun besar, ternyata wanita juga kerap dihantui masalah inkontinensia atau kesulitan menahan keluarnya air kencing selepas melahirkan. Namun tak perlu panik, kondisi ini masih bisa diatasi dengan pengobatan ala rumahan.

Kondisi semacam ini dianggap wajar karena proses persalinan secara normal dapat melemahkan otot-otot yang mengatur kontraksi kandung kemih. Beruntung hal ini hanya terjadi untuk sementara. Dan trik untuk mengatasinya pun beragam, seperti halnya dikutip dari berbagai sumber, Rabu (7/5/2014) berikut ini.

1. Melakukan senam kegel
Penyebab inkontinensia pada ibu yang baru saja melahirkan sebenarnya terletak pada kelemahan otot panggul yang 'kecapekan' setelah digunakan untuk mengejan dalam persalinan normal.

Untuk mengencangkannya kembali, ibu dapat melakukan senam kegel. Caranya, kencangkan anus sebanyak 10 kali gerakan untuk satu sesi, masing-masing selama 10 detik.

2. Melatih kandung kemih
Karena kandung kemih cenderung melemah seusai melahirkan, latihlah agar otot-ototnya kembali kuat. Pertama, menahan hasrat untuk buang air kecil selama beberapa menit. Kedua, hanya minum air di jam-jam tertentu.

Keduanya saling berkaitan karena dengan begitu si ibu tahu kapan ia akan buang air, lalu ia akan mengantisipasi keluarnya air kencing dan bersiap menahannya. Lama-kelamaan otot-otot pengendali kandung kemih terbiasa bekerja lagi.

3. Mengubah pola makan
Inkontinensia juga terkadang dikarenakan kandung kemih yang terlalu aktif. Biasanya karena pola makan. Untuk itu, hindari minuman yang mengandung kafein atau alkohol, serta makanan pedas maupun asam, termasuk saus tomat dan jeruk.

4. Memeriksakan diri ke dokter
Bila ketiganya tidak mempan, segera periksakan diri ke dokter. Dari situlah dokter baru akan merekomendasikan obat tertentu atau bahkan operasi, tergantung tingkat keparahan dan penyebab besernya.

Tak hanya setelah melahirkan, kondisi beser ini seringkali terjadi sejak si calon ibu masih mengandung.


(lil/vit)

Berita Terkait