Rabu, 07 Mei 2014 20:04 WIB

Tetap Sehat Usai Melahirkan

Timbul atau Rata, Ini Sebabnya Bekas Luka Operasi Caesar Tiap Ibu Berbeda

- detikHealth
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Salah satu keluhan yang muncul dari para ibu yang melakukan operasi caesar ketika melahirkan adalah munculnya nyeri sesaat pada bekas operasi mereka. Nah, keluhan lain yang muncul adalah adanya bekas luka operasi yang terkadang timbul dan tak halus sehingga mengganggu penampilan.

Meski tak sakit atau nyeri tetap saja sebagai perempuan, tentunya bekas luka tersebut menimbulkan perasaan risih. Lalu sebenarnya apa penyebab munculnya bekas luka tersebut?

dr Febriansyah Darus SpOG(K) dari RSPAD Gatot Subroto mengatakan bahwa bekas luka pada operasi caesar yang timbul dan menonjol di tubuh tersebut disebut sebagai keloid. Penyebabnya antara lain memang karena faktor genetik atau pengaruh gesekan pakaian.

"Keloid itu tergantung sama genetik atau keturunan. Kalau ada bakatnya ya tetap akan timbul," ujar dr Febriansyah ketika dihubungi detikHealth dan ditulis pada Rabu (7/5/2014).

Penyebab lainnya menurut dr Febriansyah adalah gesekan yang ditimbulkan oleh penggunaan pakaian antara lain celana atau korset. Bekas luka operasi yang tergesek celana atau korset akan merangsang jaringan hingga terluka.

dr Prima Progestian, SpOG dari RSIA Muhammadiyah yang dihubungi terpisah pun mengatakan bahwa penyebab munculnya keloid pada bekas operasi caesar memang bermacam-macam. Beberapa faktor antara lain teknik operasi, penggunaan benang yang dipakai, penggunaan obat-obatan yang dipakai, serta adanya infeksi atau tidak pasca operasi.

Lalu apakah keloid dapat dihilangkan dengan menggunakan krim penghilang bekas luka? dr Prima mengatakan bahwa penggunaan krim pada bekas operasi caesar harus melihat faktor sebelumnya yaitu penyebab mengapa sampai bisa timbul keloid pada tubuh ibu.

"Tidak bisa langsung dikasih krim, tergantung faktor sebelumnya," tegasnya.

Sementara itu menurut dr Febriansyah, penggunaan krim penghilang bekas luka untuk menghilangkan keloid tidak akan berpengaruh jika diberikan jauh setelah operasi berakhir. Menurutnya, krim penghilang bekas lupa memang memberi efek dapat menghilangkan keloid, namun harus dilakukan sesegera mungkin. Minimal satu minggu pasca operasi.

Untuk itu, ia menyarankan pada ibu yang memiliki keloid sehingga merasa risih dengan penampilannya untuk melakukan operasi laser yang dapat menghilangkan bekas tersebut.

"Atau jika tidak, bekas lukanya ditutup saja pakai plester," pungkasnya.






(vit/vit)