Rabu, 11 Jun 2014 15:30 WIB

Serba-serbi USG

Dari Tiga Ragam USG, Mana yang Paling Akurat?

- detikHealth
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Ultrasonography atau akrab disebut USG (Ultrasonografi) ternyata tak hanya bisa memberi bocoran jenis kelamin si jabang bayi. Karena USG juga bisa mendeteksi berbagai penyakit lain yang tidak berhubungan dengan kandungan. Dan ragamnya pun banyak, ada yang 2D, 3D dan 4D.

Lantas mana yang paling akurat? "USG 2D, 3D atau 4D masing-masing cukup akurat untuk memeriksa kehamilan," terang dr Sita Ayu Arumi SpOG dari RSU Bunda Menteng Jakarta ketika berbincang dengan detikHealth dan ditulis Rabu (11/6/2014).

Bedanya, dengan USG 2D dokter kandungan bisa mendeteksi pertumbuhan janin dan kelainan organ, sedangkan USG 3D memberikan gambaran 3 dimensi dari janin dan USG 4D memberikan gambaran realtime atau gambar janin yang bergerak secara langsung.

Hampir senada dengan keterangan dr Sita, dr Hari Nugroho, SpOG menimpali, "Tren USG 3D dan 4D pun sebetulnya bukan hanya sekedar nilai jual ke pasien. Di tangan operator yang tepat, USG 3D dan 4D dapat digunakan untuk meningkatkan nilai diagnosis. Sekali lagi, kembali ke keterampilan operator," kata dokter kandungan yang berpraktik di RSUD Dr Soetomo Surabaya tersebut.

Hanya saja bagi dr Hari, USG 4D adalah teknologi USG yang diakuinya terbaik saat ini. Kelebihannya, detail USG 4D lebih jelas dibanding gambar dari USG yang hanya bisa 2D, walaupun semua USG yang bisa dipakai 4D pasti dapat digunakan untuk membuat gambar 2D dan 3D.

"Tapi kualitas USG yang bisa 4D akan lebih baik untuk dipakai 2D dibanding USG yang hanya bisa 2D saja," tambahnya.

Sayang dr Hari mengatakan harga beli alat USG 4D masih terbilang sangat mahal dan tidak semua dokter kandungan bisa mengoperasikannya, sehingga otomatis biaya yang dibebankan ke pasien untuk melakukan USG 4D ini pun tidak terjangkau.

"Lagipula tak semua pasien hamil harus melakukan USG 4D. Secara khusus dokter kandungan umum memang akan merujuk pasien yang dicurigai ada kelainan ke dokter ahli FetoMaternal untuk dilakukan skrining lebih detail mengenai kehamilannya, tapi ini tidak berarti harus dilakukan dengan USG 4D," tegasnya.

dr Sita pun menambahkan aspek terpenting yang perlu diperhatikan untuk memperoleh hasil USG yang maksimal bukan semata jenis teknologinya, apakah memakai 2D, 2D atau 4D, melainkan resolusi USG, posisi janin, banyaknya air ketuban dalam rahim, dan sejumlah aspek lainnya.

"Perlu diingat, walaupun menggunakan USG yang paling canggih sekalipun, apabila syarat-syarat tadi tidak terpenuhi tentunya tidak dapat memberikan hasil yang optimal," tutup alumni Fakultas Kedokteran Universitas Udayana tersebut.





(lil/up)