"Sebetulnya bukan harga mati di bawah usia 20 minggu tidak boleh puasa dan di atas 20 minggu boleh puasa," kata dr Hari Nugroho SpOG dari RSUD Dr Soetomo Surabaya, saat dihubungi detikHealth, seperti ditulis pada Selasa (8/7/2014).
Menurut dr Hari, kemampuan setiap individu berbeda-beda. Sebagian orang punya ketahanan fisik dan psikis yang lebih baik dari yang lain, sehingga tidak mengalami masalah meski harus berpuasa saat hamil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, pakar gizi Yona Shelly S.Gz menyarankan ibu hamil untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memutuskan untuk berpuasa. Pada dasarnya, ibu hamil tidak dilarang puasa selama bisa memastikan asupan nutrisi untuk tumbuh kembang janinnya tetap terjaga.
"Tidak apa-apa dijalankan asalkan selama berpuasa ibu harus mengatur pola makan ibu saat sahur dan berbuka agar nutrisi yang seharusnya dibutuhkan terpenuhi untuk ibu dan janin," saran Yona.
Menurut dr Hari, dalam agama pun ibu hamil sebenarnya tidak diwajibkan untuk puasa. Boleh berpuasa jika memang kuat dan tidak ada masalah dengan kesehatan, dan sekali lagi jangan memaksakan diri.
"Harap diingat bahwa ibu hamil membawa dua nyawa, dilarang egois," tandas dr Hari.
(up/rdn)










































