Kebutuhan Cairan Ibu Menyusui Lebih Banyak, Ini Trik Agar Tak Dehidrasi

Puasa Saat Hamil dan Menyusui

Kebutuhan Cairan Ibu Menyusui Lebih Banyak, Ini Trik Agar Tak Dehidrasi

- detikHealth
Kamis, 10 Jul 2014 08:00 WIB
illustrasi (thinkstock)
Jakarta -

Saat memutuskan untuk berpuasa, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh ibu menyusui. Salah satunya adalah memperhatikan asupan cairan. Ini karena dengan memenuhi asupan cairan maka ibu akan terhindari dari risiko dehidrasi. Bagaimana triknya?

"Untuk ibu menyusui yang membutuhkan cairan sebanyak 3 liter, ibu bisa mengonsumsinya melalui kuah sayuran, susu dan jus. Jika diperlukan ibu menyusui boleh saja mengonsumsi minuman penambah ion asalkan tidak berlebihan," ungkap pakar gizi Yona Shelly S.Gz, saat dihubungi detikHealth dan ditulis pada Kamis (10/7/2014).

Sementara itu, Mia Sutanto, Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI), menyebutkan bahwa jika memutuskan untuk berpuasa, maka ibu menyusui perlu memerhatikan cairan dalam tubuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ibu menyusui harus memperbanyak minum air putih agar kebutuhan cairannya tetap terpenuhi. Sebisa mungkin minum air putih yang banyak ketika buka sampai sahur," pesan Mia saat dihubungi secara terpisah.

Agar tak perlu repot bangun ke dapur, pakar laktasi dr Utami Roesli, SpA, IBCLC, FABM dari RS St Carolus Jakarta, menyarankan ibu selalu menyediakan air putih di samping tempat tidur.

"Jadi ketika malam sebelum tidur atau bangun di tengah malam bisa langsung diminum. Diusahakan untuk selalu minum air putih ketika buka sampai sahur," tuturnya.

Faktanya tak cuma bagi para ibu menyusui, pemenuhan asupan cairan selama bulan Ramadan juga penting dipenuhi oleh semua orang. Ini karena cairan, terutama air putih, memiliki peran yang sangat penting terhadap metabolisme tubuh.

(ajg/up)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads