Menjadi seorang ibu menyusui yang juga ikut menjalankan ibadah puasa, terkadang muncul rasa khawatir dan lemas saat menjalani puasa. Apalagi ketika ia juga bekerja. Tak jarang kadang ibu menyusui merasa khawatir dan takut kelelahan. Meski begitu ada saat bagi ibu menyusui tidak disarankan untuk berpuasa.
"Jika merasa sangat kelelahan, terutama bagi ibu menyusui yang juga bekerja, dan pasokan ASI terus menurun, disarankan untuk mengurangi aktivitasnya," kata Mia Sutanto, Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia, kepada detikHealth dan ditulis pada Kamis (10/7/2014).
Bagi ibu menyusui yang juga memiliki profesi lain, disarankan untuk mengurangi aktivitasnya jika mulai merasa lemas selama bulan puasa. Ketua AIMI ini juga menambahkan, jika masih tidak kuat lebih baik tidak usah berpuasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengiyakan pendapat di atas, dr Utami Roesli, SpA, IBCLC, FABM, juga menyarankan agar ibu menyusui harus lebih disiplin terhadap dirinya sendiri dan juga si kecil. Selain disiplin, niat juga menjadi pilihan pertama jika ibu menyusui ingin berpuasa.
"Ketika ingin berpuasa, maka harus diperhatikan pula niat berpuasanya. Jika dari awal si ibu tidak terlalu niat berpuasa, lebih baik jangan menjalani puasa," imbuh Mia Sutanto.
(rdn/rdn)
