Begini Triknya agar Tetap Bugar dan Rutin Bercinta Saat Puasa

Puasa dan Kehidupan Seksual

Begini Triknya agar Tetap Bugar dan Rutin Bercinta Saat Puasa

Dea Peni Larasati, Dias Asilatiningsih, M Reza Sulaiman - detikHealth
Rabu, 23 Jul 2014 10:35 WIB
Begini Triknya agar Tetap Bugar dan Rutin Bercinta Saat Puasa
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Meskipun tengah berpuasa, bukan berarti pasangan suami istri tak boleh berhubungan intim. Hanya saja sejumlah pasangan mengaku karena berpuasa selama kurang lebih 12 jam, mereka sering kehabisan tenaga dan kehilangan gairah, meskipun hasrat untuk bercinta tetap ada.

Lantas adakah trik khusus agar gairah bercinta pasangan di bulan puasa tetap ada? "Pasutri harus pandai-pandai menjaga kebugaran tubuhnya dengan meminum suplemen dan vitamin lain. Sangat disarankan pula untuk mengurangi rokok, apalagi minum-minuman keras," saran pakar rehabilitasi seksual dr Ferryal Loetan, ASC&T, SpKFR, MKes ketika dihubungi detikHealth dan ditulis Rabu (23/7/2014).

Baru setelah itu pasangan bisa memilih waktu tersendiri untuk berhubungan. 'Janjian' ini dirasa penting agar keduanya tak terlalu larut dalam pekerjaan masing-masing, selain untuk menyesuaikan dengan jadwal kerja masing-masing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lagipula seks dirasa akan lebih menggairahkan apabila kedua pihak tidak merasa terbebani sekaligus dalam kondisi fisik yang prima.

"Mereka berdua harus menentukan waktu spesial. Diatur saja habis tarawih atau kapan. Pasangan yang lebih tahu waktu yang paling nyaman untuk mereka. Tapi jangan terlalu jadi patokan, yang ada malah bikin stres," timpal psikolog seksual, Zoya Amirin, M.Psi. saat dihubungi secara terpisah.

Lain lagi pernyataan seksolog terkemuka, dr Boyke Dian Nugraha, Sp.OG., MARS. dr Boyke mengakui saat berpuasa setiap pasangan pasti kekurangan waktu istirahat. Untuk itu yang dioptimalkan agar kebugaran keduanya terjaga adalah memastikan jam tidur mereka memadai.

"Cobalah bercinta setelah buka puasa dengan sebelumnya membantu pekerjaan istri di rumah agar lebih bergairah. Setelah itu jika memang sudah mengantuk, cobalah untuk tidur dengan sebelumnya mandi air hangat agar lebih rileks," sarannya.

Kemudian pasutri diminta bangun sebelum makan sahur, misal sekitar jam 3 atau setengah 4 pagi dan mulai bercinta lagi. Lalu baru mulai sahur. Setelah sahur dan solat Subuh, keduanya dipersilakan untuk tidur kembali.

Yang tak kalah penting adalah jangan pernah lupa mandi junub atau menunda-nunda waktu untuk mandi. Menurut Prof Dr Quraish Shihab, mandi junub sebenarnya boleh dilakukan kapan saja asal sebelum shalat Subuh atau sebelum berakhir waktu Subuh.

(lil/up)

Berita Terkait