Gairah bercinta yang turun dialami oleh sebagian besar wanita. Alasannya sederhana, kurang tidur ditambah puasa selama 14 jam membuat tubuh menjadi tidak fit, yang akhirnya mengakibatkan gairah bercinta menjadi turun.
Akan tetapi, pakar kesehatan seksologi dr Ferryal Loetan, ASC&T, SpKFR, MKes dari Klinik Kamar Sutera mengatakan bahwa gairah turun bukan hanya gara-gara kondisi tubuh yang tidak fit, namun bisa jadi karena ketertarikan berkurang akibat pasangan kurang intim.
"Intinya sih komunikasi antar pasangan. Dengan komunikasi yang baik, tentunya harus dibangun suapaya hubungan seks semakin menggairahkan," urainya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Suami Bantu Urus Rumah
|
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
"Jika memang sang istri sedang sibuk bekerja mengurus pekerjaan rumah setelah buka puasa, suami bisa bantu-bantu pekerjaan rumah agar ada gairah. Dengan seperti itu pasti timbul gairah bagi mereka yang ingin bercinta. Apalagi jika mereka hanya tinggal berdua," tutur seksolog kenamaan dr Boyke Dian Nugraha, SpOG, MARS
Tak hanya bersih-bersih, keintiman juga bisa juga dijaga dengan melakukan berbagai hal lain di rumah seperti memasak, mandi hingga makan sahur dan berbuka bersama-sama.
2. Saling Memijat
|
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Dengan dipijat, pasangan akan merasa lebih rileks dan santai. Jika pikiran rileks, gairah pun akan tetap terjaga. Baru setelah itu Anda dapat melakukan foreplay dengan memijat kakinya.
"Jika pasangan Anda suka menggunakan high heels, pastinya pijatan pada kaki selain membuat gairahnya terpancing juga bisa membuatnya lebih rileks. Terutama pada tumit, lakukan gerakan melingkar untuk mengurangi pegal-pegal karena terlalu sering memakai high heels,' imbuh Kathleen Miller-Read, terapis pijat dan juru bicara American Massage Therapy Association.
3. Saling Menyentuh
|
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Usahakan Anda dan pasangan punya kesempatan untuk saling bersentuhan meski hanya sebentar di saat menjalani aktivitas sehari-hari. Sentuhan ini bisa saling berciuman, berpelukan, menyentuh pipinya atau hanya sekadar membelai rambut pasangan.
Jika Anda dan pasangan punya waktu lebih banyak, coba dengan lebih sering berpegangan tangan. Selama ini berpegangan tangan identik dengan aktivitas untuk pasangan yang baru saja pacaran atau masih pengantin baru. Namun seperti pasangan lanjut usia yang berpegangan tangan itu, aktivitas tersebut mampu menjaga kedekatan dan keintiman hubungan pernikahan.
4. SMS mesra atau Sexting
|
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
"Komunikasi digital bisa jadi sarana bagi para pasangan yang insecure dan ingin menambah kebiasaan sexting demi membuat pasangannya yang jauh menjadi lebih dekat," terang peneliti dari Indiana University-Purdue University Fort Wayne.
Harus diingat sexting seharusnya dilakukan hanya untuk kesempatan tertentu saja. Dan jangan pernah memaksa pasangan, baik secara langsung maupun tidak langsung, misalnya untuk mengirimkan foto seksi karena bisa jadi inilah yang membawa kehancuran pada hubungan.
5. Jajal hal-hal baru bersama
|
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Itulah kenapa pasangan yang berpartisipasi dalam aktivitas yang 'menyenangkan' dilaporkan memiliki tingkat kepuasan terhadap pernikahan yang lebih tinggi ketimbang melakukan aktivitas yang membuat pasangan merasa 'nyaman' saja.
Untuk itu, lain kali cobalah mengambil kelas panjat tebing atau olahraga lain yang bisa dilakukan berdua. Dijamin setelah itu Anda akan merasakan gairah dan ketertarikan seksual yang besar pada pasangan.
6. Olahraga Bersama
|
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Lagipula dalam sebuah studi yang melibatkan 31.000 pria, tim peneliti dari Harvard School of Public Health menemukan bahwa partisipan yang rajin melakukan latihan fisik selama 20-30 menit sehari berpeluang 30 persen lebih kecil mengalami disfungsi ereksi daripada partisipan yang hanya suka duduk-duduk atau gaya hidupnya sedenter.
Halaman 2 dari 7










































