Wanita Hamil Disarankan Tidak Melakukan Operasi Lasik, Ini Sebabnya

Lebih Dekat Mengenal Lasik

Wanita Hamil Disarankan Tidak Melakukan Operasi Lasik, Ini Sebabnya

- detikHealth
Rabu, 04 Mar 2015 16:00 WIB
Wanita Hamil Disarankan Tidak Melakukan Operasi Lasik, Ini Sebabnya
ilustrasi: Thinkstock
Jakarta - Dalam kondisi hamil, tubuh seorang wanita mengalami perubahan terutama dari kadar produksi hormon. Nah, hal ini membuat beberapa tindakan medis sebaiknya ditunda terlebih dahulu. Salah satunya adalah operasi lasik.

Menurut dokter spesialis mata dari Jakarta Timur Eye Center, RS Harapan Bunda, dr Ida Bagus Gde Wirastana, SpM, wanita hamil tidak disarankan untuk menjalani operasi lasik karena ada kemungkinan terjadi 'ukuran palsu'.

"Ketika sedang hamil dan menyusui, terjadi retensi cairan yang dihasilkan hormon. Hal ini membuat ukuran kornea menjadi tidak akurat atau membengkak. Bisa jadi ukuran palsu," tutur dokter yang akrab disapa dr Wira ini kepada detikHealth, seperti ditulis pada Rabu (4/3/2015).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Mengenal Lasik, Operasi Mata yang Hilangkan 'Ketergantungan' Kacamata

Sementara itu, dikutip dari situs Baby Center, dokter mata dari NYU Langone Medical Center, Marguerite McDonald, MD, FACS, pun berpendapat demikian. Menurutnya kehamilan bukanlah saat yang tepat bagi wanita untuk menjalani operasi lasik.

"Sebagai dokter mata, saya sering memberitahu pasien wanita saya bahwa dia mungkin sedang hamil. Ini karena selama kehamilan seringkali terjadi perubahan pada indra penglihatan Anda. Kadang berubah menjadi rabun jauh, tapi kadang-kadang bisa juga menjadi rabun dekat," tutur McDonald.

Oleh sebab itu, ukuran yang didapat pun bisa jadi berbeda antara pasien yang sedang hamil dengan ketika ia dalam kondisi normal atau pasca melahirkan.

"Selain itu, dokter mata harus memberikan obat tetes untuk melebarkan mata pasien sebelum dan selama operasi. Meskipun mungkin aman bagi janin, tapi belum diketahui secara pasti. Kebanyakan obat tetes seperti ini belum diuji pada wanita hamil," lanjutnya.

Baca juga: Tergantung Kornea dan Alat, Lasik Bisa Perbaiki Mata Minus Tinggi (Ajeng Anastasia Kinanti/Nurvita Indarini)

Berita Terkait