Dokter Beri Antibiotik untuk Flu Lalu Tidak Ditebus, Tepatkah?

ADVERTISEMENT

Menjadi Pasien Cerdas

Dokter Beri Antibiotik untuk Flu Lalu Tidak Ditebus, Tepatkah?

Firli Alvianita Isnaeni - detikHealth
Rabu, 18 Mar 2015 11:05 WIB
Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Jakarta - Seorang pembaca detikHealth mengisahkan anaknya diberi antibiotik oleh dokter saat mengalami batuk dan flu. Merasa tidak membutuhkan antibiotik tersebut, ia tidak meminumkannya pada sang anak. Tepatkah tindakan ini?

Penggunaan antibiotik yang tidak tepat memang berisiko, antara lain memicu resistensi atau kebalnya kuman-kuman terhadap obat-obatan yang ada saat ini. Namun dalam banyak kondisi, antibiotik memang dibutuhkan dan harus diminum sampai habis sesuai anjuran.

"Justru kalau antibiotik kita mengimbau untuk dibeli," kata Drs Nurul Falah Eddy Pariang, Apt, Ketua Umum Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), saat dihubungi detikHealth, seperti ditulis Rabu (18/3/2015).

Baca juga: 'Sedikit-sedikit' Pakai Antibiotik, Ini Dampaknya Bagi Kesehatan

Masalahnya, pertimbangan dokter seringkali berbeda dengan asumsi awam yang tidak secara khusus mempelajari obat dan penyakit. Ketika dokter meresepkan antibiotik, bisa saja pasien tidak sekadar mengalami flu dan batuk melainkan ada infeksi lain yang disebabkan oleh bakteri.

"Dikomunikasikan saja dengan dokternya. Tanya dokternya penyakit yang kita derita apa, obat yang diresepkan apa saja. Di situ kita jadi tahu obat itu perlu atau tidak," saran dr Marius Widjajarta, Direktur Yayasan Pemberdayaan Konsumen Kesehatan Indonesia (YPKKI).

Antibiotik termasuk kelompok obat yang paling banyak diresepkan di seluruh dunia, nomor dua setelah obat pereda nyeri dan penurun panas. Penggunaan secara berlebihan dan tidak tepat tidak hanya memicu resistensi global, melainkan juga membebani pasien dengan harganya yang tidak murah.

"Kalau untuk penyakit-penyakit yang memang membutuhkan antibiotik ya masa mau tidak kita resepkan," kata dr Titi Sekarindah, dokter gizi yang berpraktik di RS Pusat Pertamina.

Baca juga: Ini yang Harus Dipastikan Jika Dokter Meresepkan Banyak Obat untuk 1 Penyakit (up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT