Disampaikan oleh dr Harrina E. Rahardjo, SpU, PhD dari Departemen Urologi RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), tentunya yang menyebabkan jumlah urine banyak adalah jika kita minum dengan porsi yang banyak.
"Hawa dingin bisa memancing siklus buang air kecil yang lebih sering namun tak memengaruhi jumlah urine yang keluar. Minum obat-obatan yang bisa memicu air urine keluar dalam jumlah banyak juga bisa memicu hal ini terjadi," tuturnya kepada detikHealth, seperti ditulis pada Rabu (27/5/2015).
Baca juga: Yuk Biasakan Minum Air Putih 8 Gelas Sehari Untuk Jaga Ginjal Tetap Sehat!
Meskipun demikian, tak sedikit pula orang yang beranggapan bahwa konsumsi garam juga kelak dapat memengaruhi produksi urine. Jika mengonsumsi garam terlalu banyak, disebut-sebut produksi urine akan mengalami peningkatan.
"Tidak juga sih, intinya kalau urine banyak itu biasanya penyebab utamanya adalah konsumsi air dalam porsi banyak. Kalau makan garam terlalu banyak itu bisa menyebabkan darah tinggi," pungkas dr Harrina.
Selain makan garam berlebihan, faktor lain yang dipercaya turut memengaruhi produksi urine adalah rasa cemas. Jika seseorang tengah cemas, maka produksi urine dalam tubuhnya juga akan meningkat. Benarkah demikian?
Ya, dr Harrina menjelaskan bahwa pusat pengontrol berkemih ada di otak kita. Oleh sebab itu, apapun hal yang membuat stres lebih tinggi maka akan menjadikan orang tersebut akan lebih sering buang air kecil. "Semakin Anda stres maka akan semakin sering Anda berkemih," terang dr Harrina.
Baca juga: Gejala Seperti Ini Muncul? Waspada, Bisa Jadi Pertanda Sindrom Nefrotik
(Ajeng Anastasia Kinanti/AN Uyung Pramudiarja)











































