Staff Departemen Urologi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr Harrina E. Rahardjo, SpU, PhD, mengatakan jumlah urine yang normal untuk tiap individu seharusnya sekitar 2.000 sentimeter kubik (cc) atau tepatnya 1-2 cc per kilogram berat badan per jam.
dr Harrina mengatakan apabila seseorang mengeluarkan urine dengan jumlah di bawah rumus tersebut berarti ia bisa dikategorikan memiliki sedikit urine. Penyebabnya bisa bermacam-macam tapi secara garis besar dibagi menjadi tiga.
Baca juga: Minum Banyak Air Usai Olahraga Berat, Risikonya Mati Mendadak
"Penyebabnya ada tiga. Istilahnya itu prerenal, renal dan postrenal," ujar dr Harrina ketika dihubungi detikHealth dan ditulis pada Rabu (27/5/2015).
Prerenal adalah faktor yang membuat urine keluar sedikit karena seseorang memang sedikit minumnya. Apabila ini faktor penyebabnya maka risiko dehidrasi bisa mengancam dengan gejala pusing, jantung berdebar, dan mulut kering.
Sementara itu faktor renal dijelaskan dr Harrina disebabkan oleh diabetes dan fungsi ginjal yang buruk, dan postrenal ia contohkan misalnya di saluran kencing terdapat batu yang menghambat urine yang akan keluar.
Dari tiga faktor tersebut dr Harrina mengatakan apabila urine keluar sedikit hal utama yang patut dicurigai faktor minum yang memang sedikit. Saran ahli setidak seseorang perlu mengonsumsi sekitar 2 liter atau 8 gelas air agar tubuhnya berfungsi optimal.
"Urine keluar sedikit intinya disebabkan oleh kurang minum, dehidrasi dan kekurangan cairan akibat diare," tutup dr Harrina.
Baca juga: Mau Tahu Tubuh Kurang Minum atau Tidak? Cek Saja Warna Urine
(Firdaus Anwar/AN Uyung Pramudiarja)











































