Rabu, 27 Mei 2015 20:05 WIB

Fakta-fakta Urine

Aneka Sebab Munculnya Rasa Nyeri Ketika Buang Air Kecil

- detikHealth
Illustrasi: Thinkstock
Jakarta - Salah satu keluhan yang kerap dirasakan seseorang, utamanya para wanita yakni timbul rasa nyeri ketika buang air kecil. Lantas, apa saja hal-hal yang bisa membuat proses berkemih terasa nyeri?

"Nyeri bisa karena ada infeksi, dan sering terjadi pada wanita. Bisa juga disebabkan karena ada batu di kandung kemih. Bisa pula dikarenakan ada tumor atau kanker pada saluran," kata dr Sigit Solihin, SpU saat dihubungi detikHealth dan ditulis pada Rabu (27/5/2015).

Dokter yang praktik di RS Bunda Menteng ini menuturkan jika merasakan nyeri atau perih saat kencing perlu dilakukan tes urine untuk screening awal. Tujuannya, untuk mengetahui data atau informasi apakah ada infeksi atau batu, sehingga bisa dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Khususnya pada wanita, nyeri saat buang air kecil bisa menjadi salah satu gejala sariawan pada vagina. Dr Marie Pirotta, praktisi medisi dan peneliti di Department of General Practice, University of Melbourne, menjelaskan sariawan vagina bisa terjadi karena infeksi jamur. Jamur candida albicans menyebabkan 80-90 persen infeksi jamur vagina.

Baca juga: Faktor-faktor yang Memengaruhi Sering Tidaknya Seseorang Buang Air Kecil

Dikutip dari Boldsky, sensasi terbakar (disuria) disertai nyeri saat buang air kecil umumnya disebabkan karena infeksi atau peradangan di saluran kemih. Kemudian, disuria juga dapat muncul dalam kasus-kasus penyakit menular seksual seperti herpes genital, klamidia, dan gonorrhoea.

Peradangan pada setiap bagian dari saluran kemih juga bisa menyebabkan munculnya disuria. Peradangan dapat terjadi karena berbagai alasan seperti interstitial cystitis, perubahan struktur vagina terkait menopause, penggunaan cairan pembersih vagina berlebihan atau spermisida bagi laki-laki, atau efek samping dari obat-obatan dan tumor tertentu.

Adanya sensasi terbakar saat berkemih pun bisa menjadi gejala umum pada kasus batu ginjal. Ini biasanya terjadi ketika batu bergerak ke bawah ureter mendekati kandung kemih. Pada akhirnya, pergerakan ini menyebabkan munculnya dorongan kuat untuk buang air kecil dan akan terasa menyakitkan. Kadang, gejala ini juga akan berlanjut menjadi sering muntah dan muncul rasa nyeri di punggung.

Baca juga: Oles-oles Air Seni untuk Redakan Jerawat? Ini Kata Dokter



(Radian Nyi Sukmasari/Nurvita Indarini)