Dikatakan Dr dr Saptawati Bardosono, MSc, SpGK dari Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), makanan yang digoreng, asin, bersantan, berlemak, pedas, dan berbau menyengat memang akan memicu rasa haus. Sehingga, konsumsinya ketika sedang berpuasa amat perlu dibatasi.
Namun, bukan berarti ketika bulan rRmadan makanan seperti itu harus disetop sama sekali. Misalnya, hanya sahur dengan buah, sayur, lalu air putih saja amat tidak dianjurkan oleh dr Saptawati atau yang akrab disapa dr Tati ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentunya tidak dianjurkan karena tubuh membutuhkan asupan energi dalam jumlah sekitar 30% dari total kebutuhan energi dalam sehari yang tentunya tidak dapat terpenuhi dari hidangan sahur seperti itu," kata dr Tati dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Rabu (24/6/2015).
Maka dari itu, dr Tati menyarankan sebaiknya hidangan sahur yang terdiri dari buah, sayur, dan juga air dilengkapi dengan makanan pokok seperti nasi atau penggantinya, juga makanan lain sebagai sumber protein dan lemak, agar gizi yang diasup bisa seimbang.
Senada dengan dr Tati, Dr dr Ermita I. Ilyas, MS, AIFO dari Departemen Fisiologi Kedokteran FKUI mengatakan sebaikanya hindari makanan berminyak, bersantan, pedas, asin, dan berbau menyengat karena bisa memicu dehidrasi.
"Makanan jenis gorengan juga akan membuat mulut kering sehingga tidak akan membuat nyaman ketika berpuasa," imbuh dr Ermita.
Baca juga: 10 Langkah Menurunkan Kadar Kolesterol
(rdn/vit)











































