ADVERTISEMENT

Rabu, 23 Sep 2015 09:06 WIB

Bahaya Kolesterol Tinggi

Cek di Sini, Tanda-tanda Kolesterol Tubuh Tinggi

Nurvita Indarini - detikHealth
Halaman 1 dari 4
Foto: Thinkstock
Jakarta - Sudah menjadi rahasia umum kolesterol tinggi bisa picu munculnya aneka penyakit. Nah, ketika kolesterol sedang tinggi, bagaimana sih tanda-tandanya?

Kerap kali kolesterol tinggi tidak disadari, karena tidak semua orang merasakan tanda-tandanya. Untuk itu pemeriksaan kolesterol secara teratur perlu dilakukan. Ketika Anda memeriksakan kolesterol total maka hasilnya akan tertuang dalam profil lipid.

Profil lipid menunjukkan tiga hal. Pertama, kadar LDL (low-density lipoprotein) yang sering disebut sebagai kolesterol 'buruk'. Kedua, HDL (high-density lipoprotein) yang kerap disebut kolesterol 'baik'. Ketiga, trigliserida yang merupakan salah satu jenis lemak utama yang mengalir di dalam darah manusia.

Total kolesterol kurang dari 200 mg/dL dianggap sehat. Jika angka kolesterol total 200-239 mg/dL maka berada di perbatasan bahaya. Sedangkan level bahaya jika angkanya lebih dari atau sama dengan 240 mg/dL.

Untuk LDL, kurang dari 130 mg/dL dianggap baik. Dalam rentang 130-159 mg/dL artinya kadar kolesterol batas normal tertinggi. Bila 160-189 mg/dL artinya kadar kolesterol tinggi, dan bila lebih dari 190 mg/dL artinya sangat tinggi.

Kadar trigliserida dalam darah juga dapat menggambarkan risiko seseorang terhadap penyakit jantung. Jika kurang dari 150 mg/dL artinya kadar trigliserida normal. 150-199 mg/dL artinya kadar trigliserida dalam batas normal tertinggi. Sementara 200-499 mg/dL artinya kadar trigliserida tinggi. Bila angkanya sudah lebih dari 500 mg/dL disebut trigliserida sangat tinggi.



Jika belum melakukan pemeriksaan kolesterol, adakah tanda fisik yang menandakan kolesterol tubuh tinggi? Apalagi masyarakat Indonesia umumnya mempercayai gejala kolesterol tinggi adalah rasa kaku di belakang leher atau gampang lelah.

dr Iwan Surjadi Handoko dari Kalbe Nutritionals menjelaskan sebagian besar orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi dalam darah (hiperkoleseterolemia) tidak merasakan gejala apapun sampai muncul gejala akibat penyempitan pembuluh darah di jantung atau otak. Gejalanya bisa berupa gejala nyeri dada atau serangan stroke.

"Bisa saja gejala itu sedemikian ringannya sampai orang tidak menyadari bahwa ia mengalami gangguan tersebut. Jadi, gejala yang muncul sebenarnya bukan akibat tingginya kadar kolesterol darah itu sendiri," terang dr Iwan dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Rabu (23/9/2015).

Berikut ini beberapa tanda yang bisa jadi merupakan indikasi kolesterol tinggi:

(vit/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT