Rabu, 30 Sep 2015 14:35 WIB

Ulasan Khas Mata Juling

Ini Alasan Juling pada Anak Sering Dikaitkan dengan Mata Malas

Firdaus Anwar, Jeems Suryadi Gani - detikHealth
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock
Jakarta - Mata malas dan mata juling keduanya sekilas bisa tampak sama namun sebetulnya berbeda. Anak yang punya mata malas bisa jadi juga punya mata juling dan begitu pula sebaliknya.

Mata malas pengertiannya adalah gangguan penglihatan pada satu mata karena kurangnya stimulasi sehingga mata tak berkembang optimal dalam otak. Sementara itu mata juling adalah adanya ketidaksejajaran antar satu mata dengan mata lainnya yang bisa disebabkan oleh berbagai hal seperti kelainan otot, penyakit, atau bisa juga karena ukuran kacamata yang tak tepat pada anak.

Anak yang mempunyai mata malas karena hanya efektif melihat dengan satu mata lama-lama bisa 'lupa' menggunakan matanya yang tak baik sehingga kondisi juling pun muncul. Di lain sisi anak yang punya mata juling bisa juga mengembangkan mata malas karena tak bisa fokus dengan kedua matanya sehingga ia lebih sering memilih fokus dengan salah satu mata.

Baca juga: Mata Anak Bakal Juling atau Tidak Bisa Terdeteksi Sejak Usia 6 Bulan

"Mata malas bisa menyebabkan juling, dan mata juling bisa menyebabkan malas," kata spesialis mata dari Ciputra SMG Eye Clinic, dr Utami Noor Syabaniyah, SpM, kepada detikHealth dan ditulis pada Rabu (30/9/2015).

"Kalau mata itu kan bekerja sama-sama untuk melihat satu objek, kalau juling kan berarti pada satu mata atau objek akan dipersepsikan berbeda, jadi akan membuat pusing. jadi mata yang juling akan berusaha untuk dihilangkan dan tidak dipakai, hal ini bisa menyebabkan malas," paparnya.

Untuk mengatasi mata juling dan malas ini ada dua cara yang biasanya dokter lakukan. Bila kondisi disebabkan karena kurangnya stimulasi atau ada kelemahan otot pada satu mata maka terapi dan penggunaan kacamata lensa khusus dapat dilakukan. Namun bila kondisi disebabkan hal lain tindakan operasi untuk memperbaiki otot mata yang jadi pilihan.

Orang tua disarankan secepatnya mengenali kondisi mata ini yang indikasi awalnya bisa muncul di usia enam bulan. Pada umur tiga tahun bila anak matanya masih malas atau juling maka segera bawa ke dokter karena jika ditemukan sejak dini kemungkinan untuk sembuhnya lebih besar. Jika baru terdiagnosis saat remaja atau dewasa, pengobatan yang dibutuhkan akan memakan waktu lama serta seringkali kurang efektif.

Baca juga: Siapa Saja Sih yang Lebih Rentan Punya Mata Juling? (fds/vit)