Rabu, 30 Sep 2015 14:59 WIB

Ulasan Khas Mata Juling

Juling Biasanya Tak Bahaya, Tapi Kadang Jadi Pertanda Tumor Mata

Jeems Suryadi Gani - detikHealth
Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Jakarta - Mata juling sering dijumpai pada anak kecil. Umumnya terjadi hanya karena kekuatan otot di kedua mata tidak seimbang, tapi ada kalanya menandakan adanya penyakit lain.

"Pada anak-anak, bisa mengindikasikan penyakit tumor mata," kata dr Surya Utama, SpM, spesialis mata dari Eka Hospital Pekanbaru saat dihubungi detikHealth, seperti ditulis Rabu (30/9/2015).

Dikutip dari Healthcentral, mata juling alias strabismus juga kerap dijumpai pada anak-anak dengan cerebral palsy, Down's Syndrome, dan juga tumor otak. Penyakit-penyakit tersebut berpengaruh ke otak, sementara gerakan otot termasuk otot mata dikendalikan oleh otak.

Baca juga: Ini Alasan Juling pada Anak Sering Dikaitkan dengan Mata Malas

Bukan cuma pada anak-anak, juling pada orang dewasa juga bisa mengindikasikan adanya penyakit lain. Kerusakan pembuluh darah, tumor mata dan otak, Grave's disease, stroke, dan berbagai kelainan otot juga bisa memicu juling pada orang dewasa.

"Pada orang dewasa yang mengalami juling sejak kecil, tidak mengindikasikan apa-apa," kata dr Surya.

Namun jangan khawatir, pada umumnya juling tidak mengindikasikan suatu kondisi yang berbahaya. Bila merasa ada masalah terkait kondisi tersebut, ada baiknya langsung memeriksakan diri ke dokter saraf atau mata.

Baca juga: Mata Anak Bakal Juling atau Tidak Bisa Terdeteksi Sejak Usia 6 Bulan

(up/vit)