Membaca, melihat panorama indah, penglihatan 3 dimensi, kemampuan diferensiasi warna dengan segala gradasinya, adaptasi penglihatan yang cepat dalam ruangan gelap setelah dari tempat terang, semua ini merupakan kehebatan dari mata dengan bantuan interprestasi otak untuk mengartikannya.
Tidak lah heran bahwa kesehatan mata itu menjadi sangat penting, sehingga diperlukan perawatan khusus untuk menjaga agar mata tidak mudah terkena infeksi, terluka bahkan sampai kerusakan/kehilangan penglihatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tips untuk menjaga kesehatan serta merawat mata:
1. Tidak menyentuh mata dengan tangan yang kotor atau belum dicuci bersih dengan sabun.
2. Jangan menggosok atau mengucek mata terlalu kuat terutama bila ada benda asing yang masuk ke mata.
3. Diet seimbang, termasuk buah-buah berwarna kuning sampai jingga, sayuran dan sumber protein, karbohidrat, dan lemak yang cukup.
4. Terapkan kebiasaan membaca yang benar seperti membaca sebaiknya pada posisi duduk yang relaks, sumber cahaya sebaiknya dari arah belakang atau samping dan tidak dari arah depan, mengatur jarak mata dengan bacaan kurang lebih 30-40 cm serta tidak membaca terus menerus, sesekali istirahatkan mata dengan memejamkannya sejenak atau melihat jauh.
5. Terapkan kebiasaan menonton TV yang benar seperti jarak yang ideal 2,5-3 meter di depan TV. Bila ruang menonton gelap agar lampu dinyalakan, usahakan ruang dalam keadaan terang. Setelah menonton TV selama 30-60 menit, istirahatkan mata dengan memejamkan sejenak atau melihat jauh.
6. Lakukan latihan rutin gerakan bola mata setiap hari untuk melatih otot-otot penggerak mata dan daya akomodasi mata seperti pusatkan pandangan mata ke jarak dekat dan jauh secara bergantian beberapa kali. Gerakkan bola mata secara perlahan ke atas, bawah, kiri, kanan beberapa kali berlawanan.
7. Periksalah kesehatan mata secara berkala ke dokter mata atau sesuai anjuran dokter Anda.
Gangguan pada mata dapat disebabkan oleh gangguan pada bagian-bagian yang membentuk mata. Contoh bebeberapa gangguan mata yang banyak dialami adalah:
Gangguan pada lensa mata: menyebabkan rabun dekat, atau rabun jauh.
Gangguan pada kornea mata: menyebabkan penurunan ketajaman penglihatan dan silau.
Gangguan pada retina: menyebabkan rabun senja, kesulitan adaptasi dalam gelap.
Gangguan pada otot-otot mata: menyebakan juling.
Gangguan pada saraf mata: menyebabkan mata lelah.
Gangguan pada pembuluh darah mata: menyebabkan mata merah, miskin nutrisi.
Gangguan pada bola mata, menyebabkan kesulitan akomodasi.
Gangguan lain-lain
Sedangkan gangguan mata dilihat dari usia adalah:
1. Dari setiap 20 anak yang berusia antara 3-6 tahun memiliki masalah pada mata seperti mata malas (amblyopia), mata juling (strabismus). Kesehatan mata dan penglihatan pada anak-anak harus di cek sebelum usia 6 tahun, karena jika tidak di diagnosa dari awal akan mengganggu fungsi penglihatan.
Usia Remaja & Dewasa (mata minus-myopia)
Masalah mata yang paling banyak di usia ini (terutama remaja) adalah mata minus (myopia), atau rabun dekat, mata tidak dapat menyesuaikan diri untuk memfokus benda-benda jauh.
2. Usia setelah 35 tahun (glaucoma)
Di usia ini masalah pada mata dikenal dengan presbyopia atau hypermetropia, sebutan untuk mata yang tidak dapat melihat dekat (rabun dekat). Usia di atas 35 tahun umumnya merupakan peluang terjadinya gangguan mata yang disebut glaucoma, masalah yang serius karena dapat menyebabkan kebutaan, dan gejalanya tidak dapat dikenal lebih awal.
3. Usia di atas 50 tahun (katarak)
Sesuai proses penuaan yang alami, di usia ini kecenderungan besar mengalami kegagalan penglihatan yang disebabkan oleh keburaman pada lensa mata (katarak).
Beberapa gangguan pada mata dapat dikoreksi dengan pemberian obat dan pengaturan gizi seimbang, tetapi ada pula yang memerlukan koreksi dengan kacamata. Sedangkan beberapa gangguan lainnya bahkan memerlukan tindakan operasi atau pembedahan. Penentuan ini biasanya dilakukan oleh seorang ahli seperti dokter atau dokter mata.
Khasiat Bilberry (Vaccinum myrtillus) yang terkandung dalam Bio Vision. Secara farmakologis ekstrak Bilberry memiliki 4 efek utama terhadap mata yaitu:
1.Efek anti-oksidan. Suatu efek yang melindungi mata terhadap kerusakan yang ditimbulkan oleh radikal bebas atau oksidan. Kerusakannya bias mengenai lensa, kornea, retina, system saraf dan pembuluh darah mata. Kerusakan-kerusakan pada bagian-bagian mata inilah yang dicegah oleh Bilberry.
2. Efek anti-agregasi platelet. Efek ini berperan mencegah perkapuran pada pembuluh darah ke mata sehingga dapat menjamin tercukupinya nutrisi dan suplai darah ke mata.
3. Efek relaksasi otot polos vaskuler
Efek ini akan menghasilkan vasodilatasi vaskuler mata sehingga menjamin sirkulasi tetap lancar.4.Efek meningkatkan fungsi visual. Peningkatan fungsi visual ini akan menghasilkan ketajaman penglihatan yang lebih baik, dan hal ini timbul karena pengaruhnya pada regenerasi rodopsin di retina mata. Rodopsin ini sangat berperan dalam fungsi visual pada ruang gelap atau malam hari. (Advetorial Indofarma)












































