Tidak mudah mendeteksi adanya demam berdarah selain melakukan tes darah di laboratorium. DBD yang sering disertai radang perut, rasa mual malah sering salah menyerupai gejala tipus.
Segera melakukan cek darah jika mengalami demam tiga berturut-turut karena terlambat mendeteksi bisa membuat pasokan hemoglobinnya habis dan berujung pada kematian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Morbiditas penyakit DBD menyebar di negara-negara tropis dan subtropis. Di Indonesia Penyakit DBD pertama kali ditemukan pada tahun 1968 di Surabaya dan sekarang menyebar keseluruh propinsi di Indonesia. Virus Dengue ditularkan dari orang ke orang melalui gigitan nyamuk Aedes (Ae) dari subgenus Stegomyia.
Untuk menegakkan diagnosa infeksi virus Dengue diperlukan dua kriteria yaitu kriteria klinis dan kriteria laboratoris (WHO, 1997).
Kriteria Klinis
1. Demam tinggi mendadak, tanpa sebab jelas, berlangsung terus menerus selama 1-7 hari.
2. Terdapat manifestasi perdarahan yang ditandai dengan:
- Uji tourniquet positif
- Petekia, ekimosis, purpura
- Perdarahan mukosa, epistaksis, perdarahan gusi
- Hematemesis dan atau melena
- Hematuria
- Pembesaran hati (hepatomegali)
- Manifestasi syok/renjatan
Kriteria Laboratoris:
1. Trombositopeni (trombosit < 100.000/ml)
2. Hemokonsentrasi (kenaikan Ht > 20%)
PT Indofarma Tbk bekerja sama dengan SD (Standard Diagnostics, Inc) memasarkan produk Rapid Test (Tes Cepat) Dengue Duo untuk mendeteksi secara cepat apakah seseorang terkena demam berdarah atau tidak. Rapid test Dengue Duo ini merupakan produk pertama di dunia, karena menggabungkan antara Rapid Test NS1 Antigen dan Antibodi IgG/IgM. (Advetorial Indofarma)












































