"Sebuah prosedur online diperlukan untuk mendiagnosis autisme pada anak-anak secara akurat, sehingga dapat dilakukan pengobatan lebih dini," kata para peneliti Harvard Medical School seperti dilansir HealthDay, Rabu (11/4/2012).
Tim peneliti menyatakan bahwa, pendeteksian autisme pada anak dengan sistem online hampir 95 persen lebih cepat daripada prosedur medis yang biasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penelitian ini diterbitkan secara online kemarin, tanggal 10 april 2012 dalam jurnal Nature Translational Psychiatry.
Saat ini, anak-anak sedang dievaluasi terhadap autisme dengan memberikan kuesioner yang terdiri dari 93 bagian yang menilai beberapa jenis perilaku. Evaluasi ini harus dilakukan oleh dokter yang terlatih dan dapat berlangsung hingga tiga jam.
Wall dan rekan penelitiannya memeriksa data dari 800 orang yang didiagnosis dengan autisme dan menemukan bahwa hanya tujuh pertanyaan yang diperlukan untuk mendiagnosa autisme dengan keakuratan hampir 100 persen.
"Meskipun akurasi dari diagnosa terhadap autisme secara online jauh lebih singkat, ada kemungkinan bahwa prosedur ini tidak begitu akurat dan diskriminatif," kata Dr Andrew Adesman. Diagnosa autisme secara online tersebut harus dikaji lebih jauh mengenai tingkat efektivitasnya.











































