Infografis: Sisi Ilmiah Runner's Trot, Fenomena Mendadak Mules Saat Lari

Infografis Health

Infografis: Sisi Ilmiah Runner's Trot, Fenomena Mendadak Mules Saat Lari

detikHealth
Minggu, 31 Mei 2026 20:05 WIB
Devandra Abi Prasetyo
Ditulis oleh:
Devandra Abi Prasetyo
Lulusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fans Manchester United yang juga eks pesepakbola semi-profesional. Banyak menulis soal olahraga dari sudut pandang hidup sehat.
Runners trot merupakan fenomena umum yang dialami 30-50 persen pelari jarak jauh.
Melihat fenomena Runner's Trot dari kacamata medis. Foto: infografis detikHealth
Jakarta - Mendadak mules saat race day adalah mimpi buruk bagi para pelari. Menariknya, fenomena ini dialami oleh 30-50 persen pelari jarak jauh. Artinya, bukan fenomena langka walaupun rasanya agak malu-maluin untuk diperbincangkan.

Ada beberapa mekanisme yang menyebabkan fenomena ini terjadi. Lebih jauh tentang fenomena Runner's Trot ini terangkup dalam infografis berikut, atau simak selengkapnya dalam FOKUS AKHIR PEKAN.

Runner's trot merupakan fenomena umum yang dialami 30-50 persen pelari jarak jauh.Runner's trot merupakan fenomena umum yang dialami 30-50 persen pelari jarak jauh. Foto: infografis detikHealth


(up/up)

Perut Mules saat Race
7 Konten
Perut mulas dan kebelet BAB menjelang dan saat race adalah mimpi buruk para pelari. Sudah daftar mahal-mahal, latihan endurance berbulan-bulan, mendadak buyar seketika gara-gara mules saat race day. Fenomena runner's trot nyata adanya.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads