Infografis: Mengenal 'Hydration Break' di Piala Dunia, Minum Tak Perlu 'Curi-curi' Lagi

Infografis Health

Infografis: Mengenal 'Hydration Break' di Piala Dunia, Minum Tak Perlu 'Curi-curi' Lagi

detikHealth
Rabu, 17 Jun 2026 06:02 WIB
Devandra Abi Prasetyo
Ditulis oleh:
Devandra Abi Prasetyo
Lulusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fans Manchester United yang juga eks pesepakbola semi-profesional. Banyak menulis soal olahraga dari sudut pandang hidup sehat.
Piala Dunia 2026 menerapkan hydration break di seluruh laga. Bukan hanya yang berlangsung di wilayah beriklim panas, tapi juga yang lebih dingin dan bahkan yang digelar di stadion tertutup.

Hydration break merupakan upaya untuk menjaga keselamatan pemain manakala situasi tidak mendukung, misalnya dalam cuaca panas ekstrem. Hidrasi yang tidak mencukupi berisiko memicu heat exhaustion dan juga heat stroke.
Piala Dunia 2026 menerapkan jeda khusus untuk minum demi keselamatan para pemain bola. Foto: Uyung/detikHealth
Jakarta - Piala Dunia 2026 menerapkan hydration break di seluruh laga. Bukan hanya yang berlangsung di wilayah beriklim panas, tapi juga yang lebih dingin dan bahkan yang digelar di stadion tertutup.

Hydration break alias jeda khusus untuk minum merupakan upaya untuk menjaga keselamatan pemain manakala situasi tidak mendukung, misalnya dalam cuaca panas ekstrem. Hidrasi yang tidak mencukupi berisiko memicu heat exhaustion dan juga heat stroke.

Dahulu, hydration break diterapkan dalam laga sepakbola pada kondisi tertentu dengan memperhitungkan Wet-Bulb Globe Temperature (WBGT) Index. Jika pengaruh suhu lingkungan dianggap membahayakan, jeda khusus untuk minum baru diterapkan.

Kini, semua laga di Piala Dunia 2026 wajib menerapkannya. Wasit akan meniup peluit untuk jeda pada menit ke-22 di tiap babak. Jeda berlangsung masing-masing 3 menit.

Bagaimana hydration break berpengaruh pada para pemain? Dan bagaimana para pemain mencukupi kebutuhan hidrasi sebelum ada hydration break? Simak dalam infografis berikut ini.

Piala Dunia 2026 menerapkan hydration break di seluruh laga. Bukan hanya yang berlangsung di wilayah beriklim panas, tapi juga yang lebih dingin dan bahkan yang digelar di stadion tertutup.Hydration break merupakan upaya untuk menjaga keselamatan pemain manakala situasi tidak mendukung, misalnya dalam cuaca panas ekstrem. Hidrasi yang tidak mencukupi berisiko memicu heat exhaustion dan juga heat stroke.Piala Dunia 2026 menerapkan hydration break di seluruh laga. Bukan hanya yang berlangsung di wilayah beriklim panas, tapi juga yang lebih dingin dan bahkan yang digelar di stadion tertutup.Hydration break merupakan upaya untuk menjaga keselamatan pemain manakala situasi tidak mendukung, misalnya dalam cuaca panas ekstrem. Hidrasi yang tidak mencukupi berisiko memicu heat exhaustion dan juga heat stroke. Foto: Uyung/detikHealth


(up/up)

Hydration Break di Piala Dunia
7 Konten
Hydration break menjadi aturan baru yang unik di Piala Dunia 2026. Di tiap babak, wasit akan menghentikan laga selama 3 menit untuk memberi kesempatan para pemain beristirahat dan menenggak minuman.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads