Namun masih banyak pula remaja yang seolah tak peduli dengan berbagai tuntutan tersebut. Remaja-remaja ini ditemukan berkeliaran di sudut-sudut jalan, menghabiskan waktu memainkan handphone atau duduk di depan komputer berselancar di internet. Pada dasarnya remaja-remaja tersebut ada yang memang memiliki sifat malas.
Seorang peneliti dari University of Makedonia mengatakan bahwa sifat malas dan tidak melakukan apa-apa bisa berakibat baik untuk kesehatan remaja. Kebiasaan yang dianggap sebagai pemalas tersebut justru dapat mengurangi stres. Namun remaja yang dianggap tidak baik justru kemudian dapat tumbuh menjadi remaja yang benar-benar tidak baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Patsarika mengatakan bahwa tekanan yang dibebankan pada remaja dapat mengganggu perkembangan mentalnya. Karena orangtua dan guru berfokus pada keberhasilan, nilai dan ijazah, maka ruang yang tersisa bagi remaja untuk mengenali kemampuan dan jati dirinya sendiri semakin berkurang.
Menurut Patsarika, masa remaja merupakan masa transisi antara masa kanak-kanak dan dewasa, sehingga remaja perlu lebih banyak mengetahui jati dirinya daripada berfokus pada pengembangan diri.
"Anak menjadi semakin ditekan dan kesenjangan antar generasi terus menyempit. Anak-anak mulai merambah area yang sebelumnya hanya dilakukan orang dewasa. Hal ini justru dapat memangkas kemampuan remaja untuk menjadi mandiri yang pada gilirannya dapat menghambat kemampuannya untuk mengatasi dan memecahkan masalah," kata Patsarika.
Menurut Patsarika, apa yang nampaknya dilihat sebagai aktifitas yang membuang-buang waktu di Internet sebenarnya memungkinkan remaja untuk mengeksplorasi minat secara mendalam dan terhubung dengan orang-orang dengan sudut pandang yang berbeda. Bertemu teman-teman juga memungkinkan remaja merasakan dinamika kelompok dan menjadi bagian dari kelompok.
Pada akhirnya, Patsarika mengakui bahwa remaja memang perlu dibimbing demi masa depannya. Tapi pengaturan jadwal setiap saat dan setiap hari dapat menyebabkan kelelahan. Secara fisik, gejala kelelahan akan muncul dalam bentuk sakit kepala, sakit perut, gangguan tidur dan sulit berkonsentrasi di sekolah.
(pah/ir)











































