Orang tua bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan anak, dan juga bertanggung jawab terhadap perkembangan mereka. Orang tua juga bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan biologis, fisik, dan kesehatan anak.
"Salah satu peran orang tua memenuhi kebutuhan bilogis anak. Karena bagaimana mungkin anak bisa happy dan aktif kalau kebutuhna biologisnya tidak terpenuhi, makanannya, kesehatannya juga. Misalkan saja imunisasi, orang tua jangan sampai melewatkan jadwal imunisasi anak," kata psikolog Rini Hildayani, S.Psi., M.Si, saat hadir dalam acara dalam acara talk show Lactogen 4 'My First Achievement', di Giggle The Fun Factory, FX Sudirman, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, dan ditulis pada Senin (28/4/2014).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang tua harus sensitif dan responsif kepada perkembangan anak. Usia 3 tahun anak itu sedang senang-senangnya dan aktif-aktifnya, segala pencapaian di capai pada usia 3 tahun. Ketika anak ingin mencapai sesuatu kadang orang tua tidak sensitif. Hal tersebut bisa membuat anak tidak happy karena keinginannya untuk mengeksplore dibatasi," kata psikolog di Klinik Makara tersebut.
Selain berinteraksi dengan orang tua, anak juga berinteraksi dengan mahluk hidup lainnya ataupun benda mati. Orang tua dapat memanfaatkan lingkungan yang ada di sekitar anak secara optimal, sebagai salah satu sumber belajar untuk anak.
"Orang tua memberikan kesempatan anak untuk mengenal berbagai hal di lingkungannya. Misalnya ajak anak ke tempat bermain, di situ kan terdapat berbagai macam mainan, ajarkan sama anak dengan sabar, kenalkan dia dengan berbagai jenis mainan dan cara memainkannya," terang Rini Hildayani.
(vit/vit)











































