Akibatnya, ada beberapa anak yang tak bisa menerima bahwa sang orang tua tidak dapat memenuhi keinginannya. Mereka pun nekat melakukan perbuatan yang bisa mengancam atau justru membuatnya kehilangan nyawa.
Seperti dirangkum detikHealth, Jumat (2/5/2014) berikut ini kasus-kasus bocah yang melakukan perbuatan nekat akibat keinginannya tak dipenuhi orang tua:
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
1. Kabur dari Rumah
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Kiara dan Egi ditemukan seorang tukang mainan di daerah Karawaci, 20 km dari tempat tinggalnya. Menurut polisi, anak-anak tersebut pergi karena takut dimarahi orang tuanya.
"Bukan kabur ya, tapi pergi dan nggak pulang. Ya takut dimarahi itu tadi. Namanya juga orang tua kan biasa marah-marah," kata Kapolresta Tangerang, Kombes Irfing Jaya, MSi beberapa waktu lalu.
1. Kabur dari Rumah
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Kiara dan Egi ditemukan seorang tukang mainan di daerah Karawaci, 20 km dari tempat tinggalnya. Menurut polisi, anak-anak tersebut pergi karena takut dimarahi orang tuanya.
"Bukan kabur ya, tapi pergi dan nggak pulang. Ya takut dimarahi itu tadi. Namanya juga orang tua kan biasa marah-marah," kata Kapolresta Tangerang, Kombes Irfing Jaya, MSi beberapa waktu lalu.
2. Lompat dari apartemen
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Saat itu, sang ibu melarang karena sedang sibuk mengurus adiknya. Valentino merajuk dan masuk ke kamar lalu menguncinya dari dalam. Sang ibu mencoba mendobrak pintu kamar namun tidak berhasil.
Valentino mengalami luka di bagian dagu dengan luka terbuka, kaki kanan patah dan terdapat benjolan di kepala. Saat ini polisi tengah menyelidiki apakah ada unsur kesengajaan atau tidak dalam kejadian ini.
2. Lompat dari apartemen
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Saat itu, sang ibu melarang karena sedang sibuk mengurus adiknya. Valentino merajuk dan masuk ke kamar lalu menguncinya dari dalam. Sang ibu mencoba mendobrak pintu kamar namun tidak berhasil.
Valentino mengalami luka di bagian dagu dengan luka terbuka, kaki kanan patah dan terdapat benjolan di kepala. Saat ini polisi tengah menyelidiki apakah ada unsur kesengajaan atau tidak dalam kejadian ini.
3. Bunuh diri
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Ibu Ramona, Sumiati (43) adalah seorang janda yang bekerja sebagai tukang cuci dan setrika pakaian. Ketika putrinya meminta sepeda baru, Sumiati hanya mampu membelikan Ramona sepeda bekas.
Saat sepeda bekas dibelikan, Ramona tak terima. Bocah itu beralasan sepedanya ketinggian dan tetap meminta pada sang ibu agar dibelikan sepeda baru.
3. Bunuh diri
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Ibu Ramona, Sumiati (43) adalah seorang janda yang bekerja sebagai tukang cuci dan setrika pakaian. Ketika putrinya meminta sepeda baru, Sumiati hanya mampu membelikan Ramona sepeda bekas.
Saat sepeda bekas dibelikan, Ramona tak terima. Bocah itu beralasan sepedanya ketinggian dan tetap meminta pada sang ibu agar dibelikan sepeda baru.
4. Loncat dari tower
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Sebelum bunuh diri, diketahui Subhan ngambek karena saat sepeda motornya rusak dan minta diperbaiki, sang ayah dengan nada bergurau justru mengatakan nanti jika sepeda motornya sudah benar lebih baik dijual saja. Saat itulah Subhan langsung memanjat ke tower.
4. Loncat dari tower
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Sebelum bunuh diri, diketahui Subhan ngambek karena saat sepeda motornya rusak dan minta diperbaiki, sang ayah dengan nada bergurau justru mengatakan nanti jika sepeda motornya sudah benar lebih baik dijual saja. Saat itulah Subhan langsung memanjat ke tower.
5. Bakar diri
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Menurut sang ibu, Shandana Bibi, Kamran minta dibelikan seragam sekolah baru. Tapi, karena permintaannya ditolak, bocah ini lantas membakar diri dengan bensin yang ia dapat dari pom bensin dekat rumahnya.
5. Bakar diri
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Menurut sang ibu, Shandana Bibi, Kamran minta dibelikan seragam sekolah baru. Tapi, karena permintaannya ditolak, bocah ini lantas membakar diri dengan bensin yang ia dapat dari pom bensin dekat rumahnya.
6. Gantung diri
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Saat itu, Rabin ingin menghabiskan liburan sekolahnya di rumah sang kakek. Namun, sang ayah yang berprofesi sebagai pengemudi bus ini menolak karena sibuk bekerja. Rabin ditemukan gantung diri dengan tali sepatu warna putih sepanjang 1 meter. Sempat dilarikan ke rumah sakit, tapi nyawa Rabin tak bisa diselamatkan.
6. Gantung diri
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Saat itu, Rabin ingin menghabiskan liburan sekolahnya di rumah sang kakek. Namun, sang ayah yang berprofesi sebagai pengemudi bus ini menolak karena sibuk bekerja. Rabin ditemukan gantung diri dengan tali sepatu warna putih sepanjang 1 meter. Sempat dilarikan ke rumah sakit, tapi nyawa Rabin tak bisa diselamatkan.
Halaman 2 dari 14










































