Hindari Cedera Pada Anak, Pelatih Juga Perlu Training

Hindari Cedera Pada Anak, Pelatih Juga Perlu Training

- detikHealth
Senin, 30 Jun 2014 10:45 WIB
Hindari Cedera Pada Anak, Pelatih Juga Perlu Training
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Sydney - Di Australia sekitar 880 ribu anak dan remaja mengunjungi dokter dengan kasus cedera musculoskeletal. Cedera pada atlet remaja di Australia menyebabkan pelatih-pelatih di sana perlu mengambil pelajaran tambahan mengenai penanganan risiko cedera.

Meski tambahan seminar tersebut belum menjadi standar resmi, Komisi Olahraga Australia atau Australian Sports Commission (ASC) sedang berusaha mengenalkan modul tentang bagaimana menghindari cedera. Modul tersebut ditawarkan dalam kelas khusus untuk pelatih dan bagi pelatih yang lulus akan diberikan sertifikat.

Di Australia sendiri baru pelatih olahraga rugby yang wajib mengambil kelas tersebut dan memperoleh akreditasi ASC. Pelatih dari olahraga lain dapat mengikuti kelas namun tidak wajib.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dr David Hunter, seorang spesialis arthritis di RS Royal North Shore, Australia, mengatakan bahwa cedera pada masa anak-anak berkontribusi sekitar 20 hingga 30 persen masalah osteoarthritis saat dewasa mulai dari umur 30 tahun.

Menurut Hunter anak-anak sebaiknya menunggu sampai umur 15 tahun sebelum mulai memfokuskan diri pada olahraga tertentu.

"Anak-anak sekarang melatih dirinya terlalu keras sebelum tubuh mereka berkesempatan tumbuh secara matang. Mereka berlatih lebih dari 20 jam dalam seminggu dan rasa lelah akibat olahraga berlebihan dapat membuat mereka cedera," ujar Hunter seperti dilansir ABC, Senin (30/6/2014).

Peran orang tua juga penting jika dirasakan pelatih memaksa anak berlatih terlalu keras. Orang tua wajib memberitahu pelatih jika anak kelelahan dan menganjurkan pelatih untuk memberi waktu istirahat.

(up/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads