Untuk menghindari sakit akibat dari bermain, para peneliti di New Zealand mencoba untuk meletakkan hand sanitizer di setiap ruang kelas. Seperti yang kita tahu, hand sanitizer merupakan cairan pembersih tangan pengganti sabun dan air dan dapat menghilangkan kuman.
Dengan menaruh hand sanitizer di setiap ruang kelas, para peneliti berharap dapat mengurangi jumlah anak yang tidak hadir karena sakit. Para peneliti mencoba 68 sekolah dasar yang akan diteliti. Setelah pemberian materi tentang kebersihan selama setengah jam, para peneliti membagi jumlah sekolah dasar tersebut menjadi dua kelompok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penelitian ini menyatakan bahwa negara dengan penghasilan tinggi yang memiliki air bersih untuk mencuci tangan, mungkin tidak akan begitu efektif untuk menularkan penyakit jika menaruh hand sanitizer di setiap ruang kelas," jelas jurnal penelitian tersebut, dikutip dari CNN, Kamis (14/8/2014).
Dari hasil tersebut, para peneliti melihat bahwa jumlah anak yang tidak masuk dari kedua kelompok tersebut tidak memiliki perbedaan. Salah satu dokter anak dari Atlanta, dr Jennifer Shu, mengatakan bahwa meningkatkan kesadaran pada kebersihan tangan akan memberikan manfaat pada orang-orang agar selalu membersihkan tangan mereka.
Selain itu, para peneliti juga mengatakan bahwa memberikan hand sanitizer bukan cara yang efektif untuk mengurangi tidak hadirnya anak di sekolah karena sakit. Meski begitu, menggunakan hand sanitizer sangat penting selama influenza.
(ajg/up)











































