Sering Gunakan Pemutih di Rumah, Risiko Infeksi Anak Bisa Meningkat

Sering Gunakan Pemutih di Rumah, Risiko Infeksi Anak Bisa Meningkat

- detikHealth
Senin, 06 Apr 2015 16:03 WIB
Sering Gunakan Pemutih di Rumah, Risiko Infeksi Anak Bisa Meningkat
Illustrasi: Thinkstock
Jakarta - Penggunaan cairan pemutih memang dapat membunuh kuman, namun meski demikian pemakaian yang berlebih efeknya justru tak baik untuk kesehatan anak. Studi menemukan prevalensi infeksi anak malah jadi meningkat seiring dengan pemakaian pemutih.

Anak-anak dalam studi yang sering terpapar pemutih dilaporkan lebih banyak terkena influenza, tonsilitis, dan infeksi lainnya bilang dibandingkan dengan anak yang minim terpapar. Peningkatan infeksi tersebut dikatakan peneliti hanya sedikit namun cukup memberikan bukti untuk mendorong penelitian lain melihat kaitan antara kesehatan dengan bahan-bahan pembersih.

"Tingginya penggunaan produk pembersih disinfektan yang disebabkan oleh keyakinan keliru, didorong oleh iklan, bahwa rumah kita harus bebas dari mikroba memiliki sedikit dampak seperti yang dilaporkan dalam penelitian kami," tulis peneliti dalam laporannya yang dikutip dari jurnal Occupational & Environmental Medicine, Senin (6/4/2015).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Akibat Terlalu Bersih, Manusia Kini Lebih Rentan Alergi

Dr Lidia Casas dari Centre for Environment and Health di Belgia melakukan survey terhadap orang tua dari sekitar 9.100 anak di Belanda, Finlandia, dan Spanyol. Orang tua diminta mengisi seberapa sering anak terserang penyakit infeksi, apakah ada jamur di rumahnya, dan seberapa sering pemutih digunakan.

Setelah mempertimbangkan variabel lain seperti asap rokok, jamur di rumah, dan pendidikan orang tua, peneliti menemukan bahwa anak yang orang tuanya sering menggunakan pemutih lebih sering terkena infeksi. Singkatnya anak ada peningkatan 20 persen untuk terserang flu, 30 persen terkena tonsilitis, dan 18 persen akan mengalami infeksi berulang.

Peneliti berpendapat bahwa ada kemungkinan partikel dalam pemutih bisa mencemari udara ketika dipakai dan mengikis bagian dalam paru-paru anak. Paru-paru yang cidera kemudian akan menjadi rentan terhadap infeksi dan peradangan dari bakteri udara yang dihirup.

Baca juga: Cuci Tangan dan Pakai Hand-Sanitizer: Cara Cegah Flu pada Anak

(fds/vta)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads