Ya Ampun! Kemaluan Digigit Saat Bocah Ini Membela Temannya yang Bertengkar

Ya Ampun! Kemaluan Digigit Saat Bocah Ini Membela Temannya yang Bertengkar

Rahma Lilahi Sativa - detikHealth
Rabu, 17 Jun 2015 16:48 WIB
Ya Ampun! Kemaluan Digigit Saat Bocah Ini Membela Temannya yang Bertengkar
(Foto: qqnews.com)
Xi'an, Tiongkok -

Niat ingin membela teman, bocah ini malah diserang oleh seorang anak laki-laki yang tak ia kenal, dan digigit di bagian organ vitalnya. Kini ia harus dirawat di rumah sakit karena cedera parah di kemaluannya tersebut.

Kisah bermula saat si bocah yang hanya diketahui berumur tujuh tahun ini tengah menunggu bus sekolah yang akan mengantarnya pulang. Ia lantas melihat seorang anak perempuan yang sedang bertengkar dengan anak laki-laki. Kebetulan keduanya adalah teman sekelas bocah ini.

Tanpa pikir panjang, si bocah menghampiri mereka dan membela si anak perempuan. Perkelahian pun tak terelakkan, namun yang paling mengejutkan, anak laki-laki yang menjadi lawan mainnya itu tiba-tiba menggigit kemaluan si bocah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Duh! Penis Pria Ini Digigit Ular Saat 'Nongkrong' di Toilet Umum

Seorang saksi mata bernama Li Hsing mengaku melihat perkelahian yang tak seimbang tersebut. Ia juga mengatakan saat itu di dekat kedua bocah yang sedang bertengkar itu sebenarnya ada seorang guru perempuan. Namun guru itu asyik sendiri dengan ponselnya sehingga tidak melihat insiden yang terjadi.

"Ketika ia mengetahuinya, si bocah tadi sudah kadung digigit oleh temannya," kata Li seperti dikutip dari Mirror, Rabu (17/6/2015).

Namun ketika ditanya tentang insiden yang terjadi di Xi'an, Provinsi Anhui, Tiongkok tersebut, pihak sekolah membantah pernyataan Li dan bersikeras saat itu sang guru sedang mengatur barisan anak-anak yang naik ke bus sekolah.

Meski begitu, pihak sekolah berjanji akan melakukan penyelidikan internal terkait insiden tersebut. Juru bicara itu juga mengaku tak tahu-menahu apa yang mereka pertengkarkan siang itu.

Malang bagi si bocah, ia kini harus dirawat di rumah sakit. Saat dimintai keterangan, tim dokter yang merawat si bocah belum dapat memastikan seberapa parah kerusakan pada organ vital si bocah, sebab mereka harus menunggu pembengkakan di kemaluannya mereda.

Baca juga: Luka Gigitan di Mr P Akibat Oral Seks Bisa Bikin Komplikasi

Di sisi lain, keluarga si bocah penyerang tak berkenan memberikan ganti rugi atas cedera yang dialami korban. Mereka lebih memilih menempuh jalur hukum agar pengadilan dapat memutuskan apakah mereka harus membayar ganti rugi kepada keluarga korban atau tidak.

(lll/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads