dr Purnamawati Sujud, SpA(K), MMPED dari Yayasan Orang Tua Peduli mengatakan anak-anak rentan mengalami penyalahgunaan antibiotik dari orang tua. Yang paling sering terjadi adalah pemberian antibiotik pada anak dengan alasan tenggorokan merah.
"Memang ada pasien yang seperti itu. Ketika anak sakit menelan, lalu batuk-batuk, dipikir radang. Ketika periksa ke dokter selalu bilang 'dok merah ya tenggorokannya ya dok? Perlu antibiotik ya dok' padahal kan itu nggak benar," tutur dokter yang akrab disapa dr Wati ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebab selama kita hidup ya tenggorokan kita akan merah. Kalau nggak berwarna merah, warnanya putih gitu, yang berarti bahaya dong, udah meninggal kita," tambahnya lagi ketika ditemui usai seminar Cegah Resistensi Antibiotik dan ditulis Kamis (6/8/2015).
Menurut dr Wati, orang tua memiliki kewajiban untuk melindungi anak dari segala penyakit, termasuk penyakit yang bersumber dari bakteri resisten. Untuk itu, pemahaman orang tua soal antibiotik, penyakit, virus hingga bakteri haruslah mumpuni.
Ia menambahkan bahwa sebenarnya, informasi seputar penggunaan antibiotik yang tepat sudah banyak di internet. Hanya saja sedikit orang tua yang mau membacanya karena merasa sudah memiliki pengetahuan yang cukup, padahal belum.
"Informasinya kan cuma dari katanya. Katanya nenek dulu begini, katanya tetangga ibu itu mengobatinya begini. Mana bisa begitu! Informasi soal kesehatan kan nggak bisa katanya-katanya, karena kedokteran ini ilmu pasti. Harus memakai yang evidence-based," tandasnya lagi.
dr Wati menegaskan bahwa jika orang tua memberikan pengobatan yang tidak tepat, anaklah yang akan rugi. Karenanya, orang tua harus lebih cermat dalam pemberian obat untuk anak, termasuk obat antibiotik.
"Kalau panas baru 1-2 hari nggak usahlah antibiotik. Be smart parents. Kalau kemarin merasa melakukan hal ini, ya sekarang kembalilah ke jalan yang benar. Buang antibiotik yang disimpan di rumah. Konsultasi dulu ke dokter sebelum memberikan antibiotik ketika anak sakit," pungkasnya.
Baca juga: Konsumsi Antibiotik Sembarangan Bisa Tingkatkan Risiko Kegemukan pada Anak
(mrs/vit)











































