Pemimpin studi Caroline Hancock dari Public Health England mengatakan perbedaan tinggi mungkin hanya sedikit namun secara keseluruhan hal ini menunjukkan ada masalah pada kesehatan. Nutrisi yang buruk, asap rokok, stres, dan penyakit infeksi menjelaskan hampir sebagian besar mengapa anak dari area miskin lebih pendek.
"Saya rasa bahwa data dapat membantu untuk menyorot dan memonitor isu-isu ini sehingga bisa membantu para praktisi kesehatan yang tengah bekerja mengurangi kesenjangan di populasi," kata Hancock seperti dikutip dari Reuters pada Rabu (30/9/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peneliti memfokuskan penelitiannya dengan mengambil data anak-anak dari tahun 2008 sampai 2013 dari tiga grup ras yaitu kulit putih, hitam, dan Asia.
Anak kulit hitam memiliki rata-rata tubuh yang paling tinggi dengan anak kulit putih terpendek pada umur 4-5 tahun, namun ketika mencapai umur 10-11 anak Asia yang paling pendek.
Hasil perbandingan pada anak laki-laki menunjukkan ada perbedaan tinggi 1.6 cm sementara anak perempuan ada perbedaan 1.2 cm.
Hancock mengatakan perlu ada studi lebih lanjut untuk menjelaskan lebih jauh data-data yang telah diketahui.
Baca juga: Jangan Disepelekan, Ini Dampak Negatif Stunting Bagi Kognitif Anak
(fds/up)











































