Dikatakan oleh Dr dr Zakiudin Munasir, SpA(K), dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) bahwa alergi susu sapi pada anak umumnya akan hilang sendiri di usia tiga tahun. Namun bila alergi tak dijaga dan kerap kambuh ia bisa berkembang menjadi bentuk alergi lain ketika anak beranjak dewasa.
Alergi susu sapi bisa berubah menjadi alergi lain seperti alergi makanan laut, rebung, atau bisa juga jadi asma.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Anak Alergi Susu Sapi, Asupan Ini Bisa Jadi Pengganti
"Begitu dia sembuh dengan alergi susu sapi karena saluran cernanya sudah matang, dia akan rentan terhadap yang lain seperti debu. Debu kan enggak berhubungan dengan saluran cerna jadi lah asma," kata dr Zakiudin pada acara seminar awam di RSAB Harapan Kita, Slipi, Jakarta Barat, dan ditulis pada Minggu (11/10/2015).
Untuk mencegahnya maka orang tua perlu berhati-hati menjaga agar alergi anak tak terpicu. Bila anak alergi susu sapi maka pemberian susu sapi yang terhidralisis atau susu soya yang lebih dapat ditoleransi tubuh bisa diberikan tanpa mengorbankan asupan nutrisi untuk anak.
"Alergi susu sapi itu pintu atau jendela menuju yang lain-lain kalau kita tak cegah atau ditatalaksana dengan baik," pungkas dr Zaki.
Baca juga: Idap Alergi Langka, Kulit Bocah Ini Jadi Gatal dan Ruam Tiap Kena Air
(fds/vit)











































