Dalam sebuah artikel, pakar urologi anak tersebut menyebut 80 persen guru mengajarkan siswa untuk menahan pipis saat berada di kelas. Banyak di antaranya bahkan menawarkan hadiah bagi yang taat, serta hukuman bagi yang melanggar.
"Para guru tidak sadar akan kerusakan yang sedang terjadi pada kesehatan kandung kemih anak," kata Clare E Close, seorang dokter dari Interdisciplinary Network on Urology, dikutip dari Huffingtonpost, Rabu (14/10/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Clare, kandung kemih akan sehat jika terisi dan dikosongkan secara teratur. Pada anak, idealnya ada kesempatan untuk pergi ke toilet tiap 2-3 jam. Minum air putih banyak-banyak dan menuruti hasrat buang air kecil akan membantu kelangsungan siklus tersebut.
"Masalah dimulai saat kandung kemih maupun gerakan usus dipaksa untuk menahan," kata Clare.
Diperkirakan 1 dari 5 perempuan muda punya masalah dengan kandung kemih akibat kebiasaan menahan pipis. Pada sebagian besar di antaranya, masalah tersebut akan terbawa sampai dewasa. Di kemudian hari, mereka baru akan mengalami dampak yang lebih serius termasuk mudah beser.
Baca juga: Hujan-hujan Kedinginan di Ruang Ber-AC, Normalkah Jika Sering Beser? (up/up)











































