Remaja Perempuan yang Kegemukan Rentan Depresi Ketika Dewasa

Remaja Perempuan yang Kegemukan Rentan Depresi Ketika Dewasa

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Senin, 04 Apr 2016 14:37 WIB
Remaja Perempuan yang Kegemukan Rentan Depresi Ketika Dewasa
Foto: thinkstock
Jakarta - Mengalami kelebihan berat badan saat remaja tak hanya meningkatkan risiko penyakit ketika dewasa. Pada remaja perempuan, risiko depresi juga meningkat.

Hanya saja, risiko ini tak terjadi pada laki-laki. Melissa L. Martinson dari University of Washington, Seattle, Amerika Serikat, mengatakan jenis kelamin ternyata memang berperan dalam menentukan risiko depresi ketika dewasa.

"Hasil penelitian ini memang mengejutkan karena remaja perempuan lebih berisiko mengalami depresi ketika dewasa daripada remaja laki-laki, meskipun keduanya sama-sama kegemukan," tutur Martinson, dikutip dari Reuters, Senin (4/4/2016).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Demi Kesehatan Jiwa, Jangan Malu Minta Cuti Sehari

Penelitian dilakukan menggunakan data dari 10.000 remaja lulusan SMA Wisconsin pada tahun 1957. Partisipan disurvei kembali pada tahun  1953, 1975, 1993 dan 2004. Mereka ditanya soal masalah kejiwaan yang dialami dan diukur berat badannya.

Pada tahun 1957, 40 persen remaja memiliki berat badan normal, 36 persen berisiko kegemukan, 10 persen kegemukan dan 10 persen mengalami kekurangan berat badan. Namun pada 2005, satu pertiga partisipan mengalami obesitas, dan sisanya memiliki berat badan normal, 18 persen pria dan 32 persen wanita.

Partisipan yang kegemukan diketahui mengalami gejala depresi dua kali lipat lebih banyak daripada partisipan dengan berat badan normal. Hanya saja, risiko ini tidak berlaku pada pria, di mana gejala depresi yang dialami pada pria kegemukan dan normal sama saja.

"Kami menduga stigma sosial tentang berat badan saat remaja membuat remaja perempuan memiliki self-esteem yang lebih rendah, terutama pada remaja perempuan yang berasal dari keluarga menengah ke bawah," ungkap Martinson lagi.

Penelitian ini dipublikasikan di Jurnal Age and Ageing.

Baca juga: Deretan Selebriti dan Aktor Hollywood Ini Sempat Berjuang Melawan Depresi

(mrs/up)

Berita Terkait