Provinsi Shandong merupakan salah satu wilayah pedesaan di China. Di wilayah tersebut angka obesitas, khususnya di kalangan anak laki-laki mengalami peningkatan tajam dari 0,5 persen di tahun 1985, menjadi 30,7 persen di 2014.
Pada anak perempuan, kondisinya tidak jauh berbeda. Jumlah kasusnya melonjak dari hanya 0,8 persen di 1985 menjadi 20,6 persen di 2014. Demikian dilaporkan dalam European Journal of Preventive Cardiology, seperti dikutip dari Sciencemag, Senin (2/5/2016).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Jika Sering Diperlakukan Kasar, Anak Berisiko Obesitas Saat Dewasa
Namun ini hanya salah satu faktor. Faktor lain yang juga berpengaruh adalah peningkatan status ekonomi. Pendapatan rumah tangga yang meningkat secara dramatis di seluruh China membuat beberapa keluarga yang semula miskin menjadi berlebihan dalam memberikan makanan pada anak-anaknya. Terlebih, sebagian orang tua menitipkan anaknya pada kakek neneknya karena terlalu sibuk bekerja.
Dibandingkan dengan kondisi China secara keseluruhan, kasus obesitas di daerah pedesaan dinilai mengkhawatirkan. Jurnal kesehatan Lancet menyebut angka obesitas pada anak laki-laki di seluruh China hanya 23 persen dan pada anak perempuan hanya 14 persen.
Baca juga: Ngemil Makanan Manis Bikin Balita Berisiko Obesitas, Ganti dengan Kacang











































