Pada prinsipnya, tinggi potensi genetik anak memiliki hitungan tersendiri yang nilainha diambil dari tinggi badan ayah dan ibu. Demikian disampaikan dr Bernie Endyarnie Medise SpA(K), MPH. Nah, plus minus nilai tersebut dipengaruhi asupan nutrisi dan stimulasi.
"Kalau nutrisinya bagus, stimulasinya bagus, olahraga dan sebagainya misalnya, mungkin kita bisa menambah plus minus nilai tadi," kata dr Bernie usai peluncuran aplikasi PRIMA di Gedung Kiara RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, Sabtu (23/7/2016).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Meski Orang Tua Pendek, Anak Masih Bisa Punya Badan Tinggi Kok
"Yang penting seimbang. Terlalu banyak juga nggak bagus. Untuk anak di atas usia 2 tahun sih cukup sekitar 3 cup sehari ya," tutur dr Bernie.
Untuk kegiatan olahraga, bagi balita, dalam satu hari minimal ia harus melakukan aktivitas fisik selama satu jam. Jika orang tua ingin mengajarkan salah satu bentuk olahraga pada anak, misalnya renang, dikatakan dr Bernie, menurut American Academy of Pediatric setidaknya anak sudah bisa diajari les renang terstruktur di usia 4 tahun.
"Kalau anak 2 tahun, renang-renang aja, nggak terstruktur boleh aja. Kenapa di usia 4 tahun baru disarankan ikut les renang terstruktur? Karena pengertian anak sudah bagus. Fisik pun sudah lebih confirm, anak sudah besar, bisa jalan, bisa lari," kata dr Bernie.
Baca juga: Rumus Ini Bisa Digunakan untuk Memprediksi Tinggi Badan Anak
(rdn/vit)











































