Jumat, 29 Jul 2016 10:05 WIB

Keren! Jadi Duta Genre, Remaja Ini Aktif Sosialisasikan Anti Nikah Dini

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto: ajeng
Kupang - Ilsa (17) dan Rendi (18) awalnya hanyalah remaja biasa. Namun kini keduanya aktif melakukan sosialisasi tentang kesehatan reproduksi setelah menjadi Duta Generasi Berencana (Genre).

Kepada detikHealth, keduanya mengungkapkan bahwa faktor budaya kerap menjadi pemicu tingginya angka pernikahan dini dan seks bebas di Kupang.

"Juga karena seks pranikah, lalu misalnya hamil di luar nikah, ini kan memicu orang tua reaktif langsung buru-buru menikahkan anaknya," ungkap Rendi, yang juga merupakan seorang mahasiswa Kedokteran Umum di Universitas Nusa Cendana.

Ditemui di sela-sela perayaan Hari Keluarga Nasional 2016 di Stadion Oepo, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (28/7/2016), Rendi mengaku memiliki teman yang melakukan seks pranikah. Berangkat dari situ, ia makin semangat untuk menjadi Duta Genre.

Baca juga: Tenangkan Calon Ibu, Dokter Ini Bikin Daftar Lagu Khusus Persalinan

"Teman saya sendiri yang seks pranikah cukup banyak. Yang pernikahan dini juga ada beberapa. Padahal pendidikan itu paling utama, masa depan," imbuh Rendi.

Selama menjadi Duta Genre sejak tahun 2010, Rendi dan Ilsa sudah melakukan beberapa program sosialisasi seperti 'Genre Goes to School ' dan 'Genre Goes to Campus'. Mereka ingin menyebarluaskan informasi bahwa seks pranikah dan nikah dini sangat tidak dianjurkan.

"Angka pernikahan dini di Kupang memang masih tinggi, maka dari itu kami dan teman-teman lainnya aktif sosialisasikan tentang kesehatan reproduksi. Kami senang bagi-bagi informasi dengan teman sesama remaja," tutur Ilsa.

Baca juga: Masih Ada yang Tanya 'Kapan Nikah'? Catat, Ini Pesan BKKBN

(ajg/vit)