Salah Kaprah Soal Membersihkan Gigi Anak

ADVERTISEMENT

Salah Kaprah Soal Membersihkan Gigi Anak

Nurvita Indarini - detikHealth
Senin, 22 Agu 2016 08:13 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Iya sih, gigi pada bayi dan balita kelak akan tanggal dan digantikan oleh gigi dewasa. Namun bukan berarti gigi susu tidak butuh perawatan.

Nah, tiga hal soal perawatan gigi anak ini masih salah kaprah lho. Berikut pemaparannya, seperti dirangkum detikHealth dari berbagai sumber:

1. Belum Punya Gigi, Mulut Bayi Tak Perlu Dibersihkan

Masih ada yang beranggapan mulut bayi tidak perlu dibersihkan jika giginya belum tumbuh. Padahal sisa susu maupun air susu ibu di mulut bayi bisa berubah jadi asam dan mengundang penyakit.

Bukan tidak mungkin mulut bayi pun bisa terserang jamur. Kalau ada jamur lidah dan langit-langit mulutnya akan berwarna merah dan anak jadi rewel

Cara membersihkannya simpel, cukup gunakan kasa steril. Lilitkan kasa di jari ibu, kemudian celupkan ke air hangat. Selanjutnya gosk perlahan sela gusi dan dinding mulut bayi. Ini sekaligus upaya membiasakan si kecil memerhatikan kebersihan mulutnya sejak dini.

Baca juga: Hai Ibu, Begini Lho Cara Tepat Membersihkan Lidah Bayi dari Sisa ASI

2. Latih Kemandirian Balita dengan Membiarkannya Gosok Gigi Sendiri

Menggosok gigi bisa dijadikan cara untuk melatih kebiasaan si kecil. Tapi ingat, belum saatnya memberikan kepercayaan penuh pada anak terkait kebersihan mulut dan giginya. Di usia balita, anak umumnya belum bisa menggosok giginya dengan baik dan benar.

"Untuk anak-anak usia 3 tahun sampai kurang lebih 8 tahun penyikatan gigi masih harus didampingi oleh orang tua. Ini supaya proses penyikatan gigi dapat dilakukan dengan baik dan benar, sehingga mendapatkan hasil yang maksimal juga," terang dokter gigi yang berpraktik di Klinik An-Nur, Setiabudi, Bandung, drg Yulia Prapti, dalam sesi konsultasi kesehatan gigi di detikHealth.

Anak bisa diberi kesempatan menyikat giginya sendiri setelah orang tua membantunya menggosok gigi. Dengan demikian kegiatan menggosok gigi tetap bisa menjadi ajang untuk meningkatkan kemandirian si kecil. Tapi ingat, tanamkan juga cara-cara menyikat gigi yang baik.

Baca juga: Jika Didiamkan, Gigi Bolong pada Anak Bisa Picu Bau Mulut

3. Segera Menggosok Gigi Begitu Usai Makan

Ada pula orang tua yang meminta anak menyikat gigi begitu usai makan. Padahal menurut penelitian terbaru, menggosok gigi langsung setelah makan memiliki efek buruk, yakni mempercepat pengeroposan gigi.

Apalagi jika anak baru saja mengonsumsi makanan asam. Sebab, makanan dan minuman asam bisa mendemineralisasi gigi dan melembutkan enamel gigi selama satu jam setelah dikonsumsi. Nah, ketika anak menyikat giginya, yang terjadi enamel gigi justru terkikis.

Untuk itu, disarankan untuk menunggu sekitar 30 menit sampai satu jam jika hendak menyikat gigi pasca anak mengonsumsi makanan dan minuman asam. Atau bisa juga anak menggosok giginya sebelum makan atau minum asupan yang memiliki rasa asam. (vit/vit)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT