Senin, 31 Okt 2016 11:34 WIB

Dampak Kecanduan Gadget pada Anak

Beda Kecanduan Gadget Pada Anak Laki-laki dan Perempuan

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Foto: Getty Images Foto: Getty Images
Jakarta - Kecanduan gadget dan internet bisa dialami oleh anak-anak jika penggunaannya tidak diatur oleh orang tua. Meski begitu, pola kecanduan gadget dan internet antara anak laki-laki dan perempuan ternyata berbeda.

dr Kristiana Siste, SpKJ, pakar kejiwaan anak dan remaja, mengatakan sekitar 20 persen anak dan remaja Indonesia mengalami kecanduan gadget dan internet. Penggunaan gadget pun beragam, mulai dari bermain games, akses media sosial hingga hanya menjelajah untuk mencari informasi baru.

"Kalau anak laki-laki kecanduan gadget biasanya untuk bermain games. Sementara anak perempuan lebih cenderung kecanduan gadget untuk mengakses media sosial mereka," tutur dr Siste, dalam seminar parenting class di RSU Bunda Jakarta, dan ditulis Senin (31/10/2016).

Baca juga: Kecanduan Gadget, Anak Bisa Sulit Berkomunikasi Hingga Dewasa

Dijelaskan dr Siste, anak laki-laki cenderung menyenangi games dan permainan. Apalagi jika ia memiliki kemampuan lebih atau memiliki peringkat yang tinggi dalam games tersebut, sementara kehidupan sosialnya sehari-hari biasa saja.

Anak yang seperti ini dikatakan dr Siste akan cenderung lebih mudah untuk kecanduan gadget dan internet. Ia merasa dihargai dan memiliki pengikut atau teman yang banyak di dunia maya, tidak seperti di dunia nyata.

"Akibatnya dia lebih senang main games, dunia maya lebih menyenangkan menurut dia daripada dunia nyata. Saya pernah tangani kasus di mana anak ini di sekolah biasa-biasa saja, namun jago main games dan akhirnya drop out sekolah hingga pernah tak mau keluar kamar 24 jam, buang air kecil pun di botol," ungkap dr Siste.

Di sisi lain, anak perempuan memiliki kemampuan interaksi sosial yang lebih baik daripada anak laki-laki. Sehingga wajar jika anak perempuan lebih senang mengakses media sosial daripada bermain games ketika menggunakan gadget.

Yang berbahaya adalah ketika anak perempuan sudah mulai mencari perhatian melalui media sosial. Demi mendapat banyak pujian, anak bisa saja melakukan hal-hal yang di luar batas kewajaran.

"Jadi dia resah jika tidak buka media sosial, ingin tahu pendapat orang soal dia, atau apakah foto dan video yang diunggah mendapat banyak pujian," ujarnya.

Baca juga: Anak Uring-uringan Ketika Tak Pegang Gadget? Tandanya Sudah Kecanduan

(mrs/vit)